[Part 4] Bridge of the Stars


bridge-of-the-stars-1

Cast:

  • Kim Sunggyu
  • Moon Ji Sha (OC)
  • Kim Ji Yeon – Kei Lovelyz
  • Other Infinite Member

 

Saat Sunggyu baru turun dari kudanya, sang aboji langsung mendekatinya dan memukul kepalanya seketika. Pada dongsaeng yang berada di sekitar langsung membelalakan mata mereka tak percaya dengan pukulan sang aboji kepada anak tertua itu. “Aku ingin bicara denganmu.” Ujar sang aboji lalu berjalan pergi dengan tatapan tidak senang.

Sunggyu duduk bersimpuh di depan ayahnya yang terlihat sangat marah dari ekspresinya. Gadis yang dibawa Sunggyu berada di kamar tamu dan sedang dirawat oleh para pengurus rumah sementara keenam adiknya sedang beristirahat di kamar mereka masing-masing.

 

“Apa yang kau sudah perbuat, Sunggyu-ah? Mengapa kau tiba-tiba saja membawa gadis yang bahkan tak kau ketahui asal usulnya ke desa ini? MENGAPA?”

 

“Aku membawanya ke desa ini karena aku pikir gadis tersebut adalah salah satu gadis dari desa kita atau dari white swan village. Aku ingin gadis itu dapat segera menemukan keluarganya apabila ia berasal dari desa kita, ayah.” Sunggyu menundukkan kepalanya. “Apabila gadis itu bukan dari desa kita, aku akan membawanya ke white swan village dan membantu nya mencari keluarganya, ayah.”

 

Sang ayah menghela nafas setelah mendengar perkataan Sunggyu. “Kalau begitu, gadis yang kau bawa itu harus segera menghadapku setelah ia sadar.” Ia berjalan pergi meninggalkan Sunggyu yang masih bersimpuh di dalam ruangan sendirian.

 

~

 

Myungsoo dan Sung Jong sedang berkeliling desa untuk mencari tahu apakah ada seorang gadis yang telah hilang dari rumahnya, Ho Won dan Dong Woo pergi ke white swan village untuk mencari tahu hal yang sama, sementara Sung Yeol dan Woo Hyun pergi kembali ke blue wave village.

 

Sunggyu sedang menenangkan diri di dalam hutan, ia duduk di atas pohon sambil menatap langit biru yang tak berawan. Angin sepoi-sepoi yang menyejukkan membuat Sunggyu tanpa sadar tertidur.

 

Sunggyu berjalan di antara pepohonan yang rindang. Jalan yang ia lalui terlihat seperti menuju ke blue wave village. Setelah melewati hutan, ia tiba di sebuah pantai dan melihat sebuah tangga yang mengarah ke langit malam. Pada saat ia akan menaiki anak tangga pertama, ia mendengar suara seorang gadis dari belakang.

 

“Apa kau yakin mau menaiki anak tangga itu?”

 

Sunggyu berbalik dan melihat seorang gadis yang ia bawa ke desanya mengenakan rok panjang berwarna biru laut dan atasan berwarna putih. Gadis itu menatapnya dengan tatapan kosong.

 

“Siapa sebenarnya kau?” Sunggyu melontarkan pertanyaan kepada gadis itu namun gadis itu kembali mengulang pertanyaannya. Tidak mendapat jawaban yang diinginkannya, Sunggyu kembali bertanya. “Mengapa kau bertanya seperti itu? Apa aku tidak boleh menaiki tangga ini?”

 

“Kau tidak akan pernah bisa kembali ke desa mu apabila kau menaiki tangga ini.”

 

Sunggyu terbangun dari tidurnya setelah ia terjatuh dari atas pohon. Sung Jong yang melihat Sunggyu jatuh hanya bisa menggelengkan kepala. “Apa kau menendang pohonnya?” tanya Sunggyu dengan nada agak tinggi sambil memegangi kepala dan punggungnya. “Tidak, aku hanya memanggilmu dengan berteriak, hyung.” Jawab Sung Jong.

 

“Kita harus segera pergi ke white swan village, hyung. Ho Won hyung menghilang.” Pernyataan Sung Jong membuat Sunggyu kaget tak percaya dan langsung bangkit dari posisinya. “Apa yang terjadi? Bagaimana bisa? Bagaimana dengan Dong Woo-ya?”

 

“Dong Woo hyung tidak sadarkan diri dan sedang dirawat di white swan village. Kita harus segera kesana hyung. Aku takut akan terjadi sesuatu pada mereka, hyung.” “Kalau begitu, ayo kita segera berangkat kesana. Beritahu yang lain kalau kita akan segera berangkat.” Sunggyu menepuk pundak Sung Jong yang mengangguk setelah mendengar perkataannya. “Tenang saja, Sung Jong-ah. Aku yakin mereka akan baik-baik saja.” Sung Jong tersenyum simpul mendengar perkataan Sunggyu. “Aku mengerti, hyung.”

 

*

 

Myungsoo terlihat berada di luar rumah menunggu Sunggyu dan Sung Jong sambil mempersiapkan kuda yang akan digunakan dalam perjalanan menuju white swan village. Sang ayah yang terkejut mendengat kabar Dong Woo dan Ho Won pingsan dan sedang di rawat oleh pengurus rumah.

 

Sunggyu dan Sung Jong sampai di rumah dan langsung menemui Myungsoo. “Myungsoo-ya, dimana Sung Yeol dan Woo Hyun?” tanya Sunggyu. “Mereka tadi pergi menuju blue wave village, hyung. Aku sudah mengirimkan seseorang untuk menyampaikan berita ini kepada mereka, hyung.” Jawab Myungsoo. Ia memberikan tali kuda Sunggyu dan Sung Jong bersamaan. “Lalu, ayah?” “Ayah jatuh pingsan dan sedang di rawat di kamarnya, hyung.”

 

“Bagaimana hal ini bisa terjadi?” gumam Sunggyu sambil menaiki kudanya. Sung Jong dan Myungsoo juga menaiki kuda mereka masing-masing di saat yang bersamaan. “Mari kita berangkat!”

 

Myungsoo, Sunggyu dan Sung Jong lekas pergi ke white swan village dengan kuda mereka dengan cepat. Mereka memacu kuda mereka tanpa mempedulikan apa yang akan mereka hadapi di white swan village.

 

~

 

Di sisi lain, Woo Hyun dan Sung Yeol yang masih berada di blue wave village sedang berkeliling sambil mencari informasi terkait gadis yang di bawa Sunggyu ke desa mereka. Mereka hampir menanyai semua orang disana dan mendapatkan jawaban yang sama, yaitu tidak tahu.

 

Woo Hyun dan Sung Yeol kecewa karena tidak mendapatkan hasil yang mereka inginkan. Mereka memutuskan untuk duduk beristirahat di pantai sambil memandangi laut yang berombak kecil.

 

“Aku tak percaya kita tidak mendapatkan informasi sekecil apapun mengenai gadis itu.” Sung Yeol mengutarakan kekecewaannya terlebih dahulu. “Aku merasa bahwa mereka menutupi sesuatu dari kita. Tidak kah kau ingat ekspresi terkejut mereka setelah kita menanyakan perihal gadis tersebut. Setelah terkejut mereka langsung mengatakan tidak tahu dengan cepat lalu pergi meninggalkan kita. Seolah-olah hal tersebut adalah sesuatu yang buruk.” Woo Hyun menggelengkan kepalanya. “Aku harap asumsi yang aku buat ini salah.”

 

Tidak jauh dari posisi mereka, ternyata sedang ada sebuah pertunjukan boneka kayu. Terlihat banyak anak-anak berkumpul menyaksikan pertunjukkan boneka yang di hias dengan cantiknya oleh sang pemilik. Sung Yeol dan Woohyun yang sudah jenuh memutuskan untuk menikmati pertunjukkan boneka tersebut dengan penonton lainnya.

 

“Selamat datang di teater pelangi!” Sebuah boneka perempuan muncul dari balik tirai di dalam sebuah kotak yang tidak terlalu besar ukurannya. “Aku, Micha, akan memandu kalian dalam pertunjukkan kali ini yang berjudul ‘Legenda Bulan Purnama’. Aku harap kalian akan mengikuti pertunjukkan ini hingga selesai.” Tutur boneka yang bernama Micha tersebut.

 

Suara antusias anak-anak membuat suara boneka tersebut hampir tidak terdengar oleh Sung Yeol dan Woohyun yang berada di baris paling belakang. “Haruskah kita memperingatkan mereka?” tanya Sung Yeol. “Aku rasa tak perlu Sung Yeol-ah, anak-anak ini akan diam setelah pertunjukkan nya dimulai.” Jawab Woohyun yang kemudian menjadi kenyataan. Segera setelah boneka laki-laki keluar dari balik tirai, seluruh anak-anak yang menyaksikan pertunjukan langsung terdiam.

 

“Pada jaman dahulu kala, hidup lah seorang laki-laki bernama Ho Won yang hidup di blue wave village. Hampir memasuki umur 30 tahun, ia tinggal seorang diri di sebuah rumah yang berada tepat di pinggir pantai yang jauh dari rumah lainnya. Ia hidup dalam kesendirian dan kesepian.”

 

“Entah mengapa boneka itu terlihat mirip seperti Ho Won, Woohyun-ah.” Bisik Sung Yeol. “Kau benar, Sung Yeol-ah. Aku rasa orang dibalik pertunjukkan ini terpukau dengan pesona Ho Won-ah hingga membuat boneka yang mirip dengan Ho Won-ah.” Bisik Woo Hyun membalas pernyataan Sung Yeol.

 

“Pada suatu malam bulan purnama, ia pergi ke tengah lautan dengan kapal kecilnya. Ia memohon kepada bulan purnama untuk memberikannya seorang pendamping hidup yang cantiknya sama dengan bintang paling terang di langit malam itu. Setelah memohon ia pun mendayung kapal kecilnya kembali ke pantai dan pergi beristirahat di rumahnya.”

 

“Keesokan harinya, saat Ho Won akan pergi melaut, Ho Won terkejut melihat seorang gadis terbaring di atas kapal kecilnya. Ho Won memutuskan untuk membawa gadis tersebut ke rumahnya dan merawatnya selama beberapa hari hingga ia sadar. Selama 3 hari, ia memutuskan untuk tidak pergi melaut demi merawat gadis yang tidak ia kenal itu.

Pada hari ke 4, Ho Won memutuskan untuk kembali melaut untuk melanjutkan hidupnya. Setelah ia pulang melaut, ia melihat gadis yang ia rawat sedang memasak beberapa ikan untuk dihidangkan kepada Ho Won. Ho Won yang merasa terkejut pun menghampiri gadis tersebut. Dan bertanya ‘Apa kau baik-baik saja? Siapa namamu?’”

 

Pembawa pesan yang diutus Myungsoo menepuk pundak Sung Yeol dan Woohyun yang sedang asyik menyaksikan pertunjukan boneka. Sung Yeol tidak mempedulikan tepukan pundak orang tersebut. Woohyun yang menoleh ke arah orang yang menepuknya langsung mengenali orang tersebut.

 

“Oh, kau. Ada apa?” tanya Woohyun kepada orang tersebut. “Tuan Myungsoo mengutus saya kemari untuk memberitau kalian untuk segera pergi ke white swan village.” “Apa yang terjadi?” Pertanyaan Woohyun membuat Sung Yeol pun menoleh ke belakang. “Tuan Ho Won menghilang dan Tuan Dongwoo tidak sadarkan diri.”

 

Woohyun langsung panik dan mencengkram lengan atas Sung Yeol. “Ayo kita pergi ke white swan village! Aku memiliki firasat buruk tentang hal ini!” Woohyun tidak mempedulikan Sung Yeol yang menggerutu dan menarik Sung Yeol pergi untuk mencari kuda mereka yang di taruh di tempat tuan Kim. Sang pembawa pesan mengikuti mereka dari belakang.

 

Kepergian Woohyun dan Sung Yeol tidak membuat pertunjukkan boneka tersebut berhenti. Dari balik kotak pertunjukkan, seorang wanita yang merupakan pemilik pertunjukkan memperhatikan para penontonnya dari sebuah lubang yang sengaja dibuat untuk memantau para penonton. Melihat Woohyun, Sung Yeol dan sang pembawa pesan pergi membuat wanita tersebut tersenyum kecil di sela-sela pertunjukkannya.

 

Pergilah. Tak lama lagi kalian akan bernasib sama seperti dengan saudara kalian.

 

-TBC-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s