[Part 9] Girlfriend


girlfriend-new

Cast :

  • Kim Ryeowook
  • Cho Kyuhyun
  • Lee Sungmin
  • Ailee Lee
  • Tiffany Hwang
  • Lee HyunAe
  • Choi Sooyoung
  • Many Hidden Cast

 

 

“Oh? Sedang apa kau disini, HyunAe-ya?” Ailee baru saja ke tempat siaran radio mereka dan terkejut melihat HyunAe duduk di sofa dekat ruang siaran sendirian. “Aku ingin melihatmu siaran, Ailee-ya.” Jawab HyunAe sambil tersenyum kearah Ailee. Ailee duduk disana dan menghujani HyunAe dengan berbagai macam pertanyaan. Salah satunya…

“Apa Ryeowook-ssi yang membawamu kemari?” tanya Ailee penasaran. HyunAe mengangguk. “Ia menungguku dari siang di cafe panda untuk mengajakku kemari.” Ailee bergidik mendengar jawaban HyunAe. “Ya! Apa dia stalkermu!? Benar-benar menyeramkan.” Teriak Ailee kesal.

“Siapa yang kau bilang stalker?” tanya Ryeowook dari arah pintu sambil melihat ke arah Ailee. “Ryeowook-ssi…maksudku…bukan seperti itu! Kau benar-benar aneh,” ucap Ailee. “Untuk apa kau menemui HyunAe tanpa sebab yang jelas? Memangnya ia pacarmu yang bisa kau temui setiap saat dan kapan saja? Apa kau mengikutinya setiap hari?” ucap Ailee dengan ketus.

Mendengar ucapan Ailee, Ryeowook tersenyum dan melirik kearah HyunAe. “Aku menyukainya. Dan ia akan menjadi milikku.” Mendengar ucapan Ryeowook tersebut, HyunAe dan Ailee terlihat kaget dan tidak percaya seketika disertai dengan bertukar pandang satu sama lain.

 

 

 

 

Ailee menyeret Ryeowook menuju ke arah tangga darurat untuk berbicara empat mata dengannya. Ryeowook mengikuti Ailee dengan paksa karena Ailee mencengkram kerah baju Ryeowook. Ailee melepaskan cengkramannya setelah mereka sampai dan merasa suasana aman untuk berbicara.

 

“Aku tidak percaya kau menyatakan cintamu begitu saja di depan aku dan HyunAe-ya secara langsung.” Ailee membuka topik pembicaraan. “Apakah kau selalu melakukan hal yang sama pada setiap wanita?” “Apakah aku salah menjawab pertanyaanmu pada saat itu?” Ryeowook balik bertanya kepada Ailee. “Aku membela diriku pada saat itu karena kau menuduhku bahwa aku adalah stalkernya.”

 

“Aku tak akan segan-segan menghajarmu apa bila kau menyakiti HyunAe-ah seperti kau menyakiti Sooyoung-ssi dulu,” Ailee mengancam Ryeowook sambil menatapnya sinis lalu berjalan meninggalkan Ryeowook yang masih berdiri di posisinya.

 

“Aku…tidak ingat..” ucap Ryeowook kepada Ailee. “Apa kau bilang? Kau masih tidak ingat?” balas Ailee dengan kesalnya. Ailee mendekati Ryeowook dengan tatapan kesal. “Apa perlu dibantu, Ryeowook-ssi?” Mendengar pertanyaan Ailee, Ryeowook menjadi penasaran seketika.

 

~

 

HyunAe memutuskan untuk pergi meninggalkan stasiun radio tersebut setelah Ailee menyeret Ryeowook entah kemana. HyunAe sedang menunggu bus datang di sebuah halte bus. HyunAe mengecek handphonenya dan melihat panggilan tak terjawab sebanyak 5 kali dan sebuah pesan oleh Kyuhyun.

 

Kau dimana? Apa dikantor Ryeowook hyung? Aku segera kesana.

 

Tak lama bus yang ditunggu pun datang. HyunAe bangkit dari tempat duduk nya segera. Saat pintu bus terbuka, HyunAe langsung terkejut karena Kyuhyun turun dari dalam bus. Melihat HyunAe dihadapannya, Kyuhyun langsung tersenyum dan menyapa HyunAe.

 

*

 

Waktu siaran hampir di mulai namun Ryeowook tiba-tiba saja menghilang. Setelah Ailee dan Ryeowook kembali ke ruang siaran, mereka melihat HyunAe sudah pulang. Ryeowook pun ijin ke toilet dan belum kembali hingga saat ini. Para staf memutuskan untuk memulai acara tanpa Ryeowook.

 

Ailee memulai sendiri siaran radio pada malam itu sambil merutuki Ryeowook dalam hatinya. Ailee menebak bahwa Ryeowook pergi mencari HyunAe entah kemana.

 

Dasar namja itu!

 

~

 

Ryeowook berlari melewati beberapa pejalan kaki yang melintas. Ia masih berada didekat kantor siaran radionya dan berkeliling mencari HyunAe yang pulang begitu saja tanpa pamitan pada Ryeowook dan Ailee.

 

Ryeowook melintas menuju area yang lebih jauh. Ia pun berhenti pada sebuah zebra cross pada sebuah pertigaan saat melihat lampu penyebrangan menunjukkan warna merah. Ryeowook mengatur nafasnya perlahan sambil melihat sekelilingnya. Pada saat melihat ke depan, ia melihat Kyuhyun dan HyunAe sedang berjalan keluar dari sebuah restoran yang berada diseberang dan pergi ke arah lain. Mereka tidak melihat Ryeowook dan fokus akan pembicaraan mereka sambil berjalan menuju sebuah halte yang berada tidak jauh dari restoran tersebut.

 

Melihat Kyuhyun dan HyunAe terlihat sangat bahagia, timbul rasa cemburu yang begitu dalam bagi Ryeowook. Pada saat lampu penyebrangan berubah menjadi hijau, Ryeowok tidak bergerak dari posisinya. Seperti terkena serangan jantung mendadak, ia hanya bisa terdiam melihat Kyuhyun dan HyunAe menghilang dari hadapannya begitu saja.

 

Ryeowook mengepalkan tangannya dan berbalik menuju kantor dengan segera. Menyadari bahwa siaran telah dimulai, ia bergegas berlari dengan cepatnya.

 

*

 

Saat Ryeowook sampai di kantor radio Fantastic, Sungmin duduk di sofa depan dengan tangan menyilang didepan dada dan kaki yang menyilang juga. Ailee masih melanjutkan siaran didalam sendirian.

 

“Darimana saja kau, Ryeowook-ah?” tanya Sungmin yang masih terduduk di sofa dan kini menatap Ryeowook dengan tatapan kesal. “Mian hyung, aku baru saja…” Ryeowook tidak menyelesaikan jawabannya saat setelah ia menunjuk ke arah pintu. “Apa kau mencari HyunAe-ssi?” tanya Sungmin tiba-tiba. Ryeowook hanya terdiam dan menunduk seketika serta berpaling dari Sungmin dan melihat kearah Ailee yang sedang siaran melalui kaca di sebelah kirinya.

 

Sungmin menghela nafas dan bangkit dari tempatnya. “Lupakan dia, Ryeowook-ah. Carilah yeoja lain. Dia tidak cocok untuk mu.” Perkataan Sungmin yang terucap begitu mudahnya membuat Ryeowook tidak percaya mendengarnya. “Kalau tidak cocok untukku, berarti tidak cocok juga untuk Kyuhyun-ah.”

 

“Kau masih berpacaran dengan Tiffany. Apa kau ingin putus dengannya karena HyunAe?” ucap Sungmin mengingatkan. Ryeowook pun berbalik dan meninggalkan ruangan dengan perasaan kesal. Sungmin mengejar Ryeowook dari belakang hingga menuju lobby dan mengajak Ryeowook untuk pulang ke apartemen namun Ryeowook menolak.

 

“Kau pulanglah sendiri, aku akan menyusul nanti.” Ryeowook meninggalkan Sungmin yang tidak bergeming dari posisinya setelah mendengarkan jawaban tersebut. Melihat punggung Ryeowook yang menghilang dari hadapan Sungmin, membuat Sungmin geram seketika.

 

Apa kau lupa dengan apa yang kau lakukan terhadap Sooyoung, Ryeowook-ah?

 

*

 

Kyuhyun mengantarkan HyunAe sampai kedepan rumahnya. Sesaat mereka sudah dekat dengan pintu gerbang rumah HyunAe, mereka melihat sosok Tiffany dari kejauhan berjalan kearah mereka.

 

“Tiffany-ah, apa yang kau lakukan disini?” tanya Kyuhyun sesaat jarak mereka sudah dekat. “Jadi kau mencoba mendekati Kyuhyun oppa setelah kau mendekati Ryeowook oppa?” tanya Tiffany dengan nada yang tidak menyenangkan sambil menatap sinis kearah HyunAe. “Apa maksudmu? Aku dan Ryeowook-ssi tidak ada hubungan apa-apa.”

 

“Kau bohong. Jelas-jelas Ryeowook oppa menganggap mu spesial HyunAe-ssi. Aku melihat dia menjemputmu tadi sore di cafe panda.” Ucap Tiffany sambil mendekat kearah HyunAe. “Apabila Ryeowook oppa sampai putus dari ku, aku tidak akan membiarkan hidupmu dengan tenang, HyunAe-ssi.” Ucapnya sambil menatap sinis HyunAe dari dekat lalu berjalan melewati HyunAe sambil melabraknya dengan kencang. “Dasar yeoja itu!” Kyuhyun berbalik bermaksud mengejar Tiffany untuk memberi penjelasan namun HyunAe menahannya.

 

“Apa ingatan Ryeowook-ssi masih belum kembali?” tanya HyunAe penasaran. “Sepertinya belum. Aku tidak menyangka akan selama ini penyakit amnesianya.” Jawab Kyuhyun yang disertai helaan nafasnya.

 

“Kalau yeoja itu sampai melakukan sesuatu yang buruk terhadapmu, kau harus memberitahuku dengan segera, HyunAe-ah. Arraseo?” HyunAe tertawa seketika mendengar perkataan Kyuhyun. “Kamsahamnida, oppa. Aku akan baik-baik saja.” Balas HyunAe dengan sebuah senyuman. “Tapi sejak kapan kau memanggilku dengan HyunAe-ya, oppa?” tanya HyunAe bingung. “Bagaimana denganmu? Kau sejak kapan memanggilku, oppa?” ledek Kyuhyun sambil tertawa. “Aku pulang. Annyeong.” Kyuhyun berbalik dan melangkah pulang menuju apartemen sementara HyunAe segera masuk ke dalam rumah setelahnya.

 

*

 

Ryeowook sampai di apartemen pada pukul 11 malam setelah berjalan-jalan sendirian. Ruangan apartemen sudah gelap dan semua penghuni apartemen kecuali Ryeowook sudah berada di kamar masing-masing.

 

Saat Ryeowook sedang minum didapur seseorang menyalahkan lampu dapur. Ryeowook menoleh dan melihat Kyuhyun yang kini berjalan mendekat. “Annyeong hyung” sapa Kyuhyun yang berlalu dan berjalan menuju kulkas untuk mengambil satu liter kotak susu dan mengeluarkannya dari kulkas. Ia mengambil sebuah gelas dari meja dan menuangkan susu kedalam gelas dengan perlahan. “Hyung, kau mau?”

 

Kyuhyun mengambil gelas lain dan menuangkan susu kedalam gelas tersebut. “Apa kau dan HyunAe-ssi pacaran?” Pertanyaan Ryeowook seketika membuat Kyuhyun menghentikan dirinya saat menuangkan susu. Ia meletakkan kotak susu tersebut keatas meja dan menoleh ke arah Ryeowook. “Apa kau cemburu, hyung? Bukankah kau sudah memiliki Tiffany?” Kyuhyun balik bertanya kepada Ryeowook.

 

Ryeowook tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun. “Apa kau ingin mengulang perbuatanmu, hyung?” Mendengar pernyataan Kyuhyun, Ryeowook menjadi penasaran seketika. “Apa yang telah aku perbuat, Kyuhyun-ah?” Kyuhyun menghela nafas mendengar pertanyaan Ryeowook. Ia mendorong gelas diatas meja kearah Ryeowook dan mengambil gelas lain didekatnya.

 

“Minumlah, akan ku ceritakan di balkon.” Kyuhyun berjalan ke arah balkon sambil membawa segelas susu setelah ia memasukkan kembali kotak susu ke dalam kulkas. Ryeowook masih memandangi gelas yang berada di dekatnya.

 

Tak berselang lama, Ryeowook mengambil gelas yang berisi susu tersebut dan meminum setengah isinya. Ia pun menyusul Kyuhyun yang berada di balkon. Kyuhyun sedang menikmati indahnya pemandangan kota Seoul pada malam hari sambil menikmati segelas susu.

 

“Apa kau masih ingat dengan Sooyoung, hyung?” tanya Kyuhyun yang menyadari Ryeowook berdiri disampingnya. Ryeowook menoleh kearah Kyuhyun yang mulai bercerita sambil mencoba mengingat tentang Sooyoung. “Kau dulu pacaran dengannya. Kalian begitu mesra dan cocok satu sama lain. Bahkan membuat Sungmin hyung, Yesung hyung serta aku menjadi iri.”

 

“Namun kau membuat sebuah kesalahan, hyung. Kau selingkuh dengan Tiffany, teman yang paling dekat dengan Sooyoung. Aku tidak tahu pasti mengapa kau memutuskan untuk selingkuh seperti itu. Tapi yang pasti bahwa Sooyoung sangat membencimu sejak saat itu.”

 

“Aku bertemu dengan Sooyoung-ssi 2 bulan setelah kalian putus. Ia berkata padaku bahwa kau membuat dirinya sangat kecewa. Ia tidak menyangka bahwa orang sperti hyung, bisa melakukan hal yang tidak terduga.”

 

“Apa kau tahu apa yang ku lakukan pada Tiffany sehingga Sooyoung merasa begitu kecewa dan membenci ku?” tanya Ryeowook penasaran. “Bagaimana kalau kau bertanya langsung ke Sooyoung? Ia tidak memberitahuku sedikitpun tentang hal itu.” Jawab Kyuhyun sambil memberikan saran kepada Ryeowook.

 

Kyuhyun berbalik menghadap Ryeowook dengan wajah serius. “Jangan dekati HyunAe-ssi, hyung. Dia milikku. Tak akan ku biarkan kau mengulang hal yang sama seperti sebelumnya, meskipun aku tak tahu pasti akan hal itu.” Kyuhyun berjalan meninggalkan Ryeowook sendiri di balkon. Ia menggenggam gelas ditangannya dengan kuat sambil berusaha berpikir mengenai kejadian yang menimpa dirinya, Sooyoung dan Tiffany.

 

Ia memejamkan matanya. Ia terbayang akan wajah Tiffany yang mabuk dan wajah Sooyoung yang marah. Berbagai skenario terlintas begitu cepat dan membuatnya merasakan pusing. Ia mengambil satu langkah ke belakang dengan maksud untuk menyeimbangkan dirinya sendiri. Namun tanpa sadar ia menjatuhkan gelas ditangannya dan tak lama kemudian ia pun terbaring lemas di balkon tersebut.

 

Kyuhyun yang mendengar suara gelas pecah dari arah balkon, langsung berlari dan menghampiri Ryeowook yang sudah jatuh pingsan dengan tangan berdarah.

 

“Sungmin hyung! Yesung hyung! Ryeowook hyung pingsan!”

 

-TBC-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s