[Part 10 – END] Another School Love Story


another school love story

Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Kim Ryeowook
  • Lee HyunAe
  • Choi Sooyoung
  • Choi Minho
  • Kwon Yuri
  • Seo Joo Hyun -> Seohyun SNSD *mian kalo ada kesalahan pada penulisan nama ._.v
  • Many Hidden Cast

 

“Yuri-ah! Ryeowook oppa!” teriak HyunAe sambil berlari kearah mereka berdua. “Gawat! Yuri-ah! Oppa! Kita harus segera menyelamatkan Seohyun!” HyunAe ketakutan dan panik

disaat bersamaan. “Apa yang terjadi?” Tanya Yuri. “Aku melihat Seohyun-ah dimasukkan kedalam sebuah mobil hitam secara paksa oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Aku gagal untuk menolongnya” ucap HyunAe sambil berusaha mengatur nafasnya yang masih tidak beraturan. “MWO!!!”

Setelah menerima telepon dari Ryeowook, Minho dan Kyuhyun datang menghampiri Ryeowook yang sedang bersama HyunAe dan Yuri yang terlihat panik. “Oppa…” panggil Yuri saat melihat mereka datang. HyunAe terduduk dibangku taman sambil tertunduk. Minho duduk disebelah HyunAe lalu merangkulnya.

 

“Apa kau tahu kira-kira siapa yang membawa Seohyun-ah pergi, HyunAe-ya?” tanya Kyuhyun. “Aku seperti mendengar suara Heechul-ssi dari dalam mobil ketika aku hendak menolong Seohyun-ah” ucap HyunAe pelan. Kyuhyun terbelalak. “MWO! HEECHUL!” teriak Kyuhyun kencang. “Bukankah ia sudah ditangkap..”

 

Tiba-tiba saja handphone Kyuhyun bergetar. Kyuhyun melihat layar handphonenya untuk melihat siapa yang menelpon ternyata dari nomor yang tidak dikenal. Kyuhyun pun mengangkat teleponnya dengan segera dan mendengar suara Seohyun berteriak minta pertolongan.

 

“Seohyun-ah!” teriak Kyuhyun dan membuat orang disekitarnya melihat kearah Kyuhyun yang sedang menelpon. “Seohyun-ah, kau ada dimana? Seohyun-ah!?” “Aku tak menyangka harus menangkap yeoja ini lagi” ucap seorang namja diseberang telepon, ia terdengar menghela napasnya lalu terdengar suara teriakan Seohyun menghilang seketika.

 

“Heechul-ssi! Mau apa lagi kau?” teriak Kyuhyun dengan keras. “Kyuhyun-ssi tenang lah” Ryeowook berbisik sambil menepuk pundak Kyuhyun. “Sebenarnya ini bukan kemauanku kali ini, Kyuhyun-ssi” ucap Heechul yang berbicara di telepon saat ini. “Aku hanyalah seorang yang dibayar untuk melakukan hal ini lagi” tambah Heechul sambil menghela napas lagi. “Kita bertemu jam 10 malam di Namsan Tower…” Suara telepon mati setelah Heechul mengajak Kyuhyun bertemu. “Heechul-ssi! Heechul-ssi!” Kyuhyun berteriak kesal saat teleponnya terputus. Kyuhyun hampir saja melempat handphonenya ke tanah namun dicegah oleh Ryeowook.

 

Ryeowook mengambil handphone Kyuhyun dan meletakkannya disaku celananya. “Apa yang ia katakan, Kyuhyun-ah?” tanya Minho. Ia masih terduduk dikursi taman sambil merangkul HyunAe mencoba untuk menenangkannya. Minho mengusap kepala HyunAe yang berambut dan membuat HyunAe sedikit merasa nyaman dan merasa mengantuk. “Ia ingin bertemuku di Namsan Tower jam 10 malam, hyung” jawab Kyuhyun sambil melirik kearah Minho. “Ryeowook-ah, hyung, tolong antarkan HyunAe-ya dan Yuri-ah pulang. Aku akan pergi sendiri” tambah Kyuhyun sambil menoleh kearah Ryeowook. Ia pun mengulurkan tangannya kepada Ryeowook, bermaksud untuk meminta handphonenya kembali.

 

Ryeowook pun mengangguk. Ia dengan segera mengeluarkan handphone Kyuhyun dari sakunya dan mengembalikannya kepada Kyuhyun. “Aku dan hyung akan menyusul setelah mengantar mereka, Kyuhyun-ssi” ucap Ryeowook. “Tidak perlu, Ryeowook-ah. Kau dan hyung langsung pulang saja setelah mengantar mereka.” Mendengar perkataan Kyuhyun, Yuri pun langsung protes. “Apa kau yakin,  Kyuhyun oppa? Bukankah lebih baik kalau Ryeowook oppa dan Minho oppa pergi denganmu juga? Aku dan..” “Semua ini karena diriku, Yuri-ah. Oleh karena itu aku akan menyelesaikan masalahku sendiri” sela Kyuhyun dengan cepat.

 

“Kyuhyun-ah” panggil Minho. “Apa kau yakin?” tanya Minho merasa ragu mendengar perkataan Kyuhyun. “Percaya padaku, hyung” jawab Kyuhyun. “Aku pergi sekarang. Semuanya, sampai bertemu besok” Kyuhyun membungkuk lalu berlalu pergi meninggalkan mereka.

 

“Minho oppa, Ryeowook oppa, bagaimana ini?” ucap Yuri kebingungan sambil melihat Kyuhyun yang berjalan pergi.

 

~

 

Kyuhyun tiba di Namsan Tower sesuai dengan perjanjian via telpon dengan Heechul. Suasan Namsan Tower begitu sunyi dan sepi. Hanya Namsan Tower yang begitu terang pada malam hari yang menemani Kyuhyun.

 

“Heechul-ssi! Keluar kau!” teriak Kyuhyun yang membuat gema ditempat tersebut. “Ya! Ya! Tak perlu berteriak seperti itu, Kyuhyun-ssi” Kyuhyun berbalik kebelakang dan melihat Heechul dengan pakaian serba hitam menghampirinya dengan dikawal oleh beberapa orang lainnya yang mengenakan pakaian serba hitam juga. “Sudah lama kita tidak bertemu, Kyuhyun-ssi” ucap Heechul dengan santai namun terkesan dingin. “Dimana Seohyun-ssi?” tanya Kyuhyun dengan cepat.

 

“Ya, ya, tidak sabaran seperti biasa” ucap Heechul seraya tertawa. “Jangan tanyakan padaku” jawab Heechul. “Harusnya kau bertanya saat bertemu dengan orang yang benar-benar menculiknya” tambah Heechul sambil tersenyum. “Mari kuantar” Heechul pun berjalan meninggalkan pengawalnya dan Kyuhyun di belakang. Saat salah satu pengawal Heechul mempersilahkan Kyuhyun untuk mengikuti Heechul, Kyuhyun baru menyusul Heechul agar tidak tertinggal baru pengawalnya mengikuti dari belakang.

 

Heechul dan Kyuhyun sedang berada dalam lift menuju ke lantai atas. Pengawal Heechul berjaga dibawah tower sesuai dengan posisi yang sudah diatur sebelumnya. Mereka sama sekali tidak berbicara satu sama lain. Heechul terlihat tenang, seolah-olah semuanya akan selesai sebentar lagi. Sementara Kyuhyun merasa tegang dan khawatir berharap bahwa Seohyun baik-baik saja.

 

“Ya, Kyuhyun-ssi” ucap Heechul memecah keheningan diantara mereka. “Seharusnya kau lebih berhati-hati terhadap perasaan yeoja, karena mereka lebih berbahaya dari pada namja” tambahnya lagi dengan datar. Tak lama lift pun terbuka dan Heechul melangkah maju terlebih dahulu dan diikuti oleh Kyuhyun yang masih tidak mengerti dengan maksud yang dikatakan Heechul.

 

Mereka sampai di sebuah taman yang penuh dengan gembok yang dipasang oleh pasangan-pasangan yang percaya akan cinta abadi. Heechul menghentikan langkahnya saat melihat bahwa akhir dari jalan tersebut akan segera terlihat. “Pergilah, seseorang sudah menunggumu didepan sana” ucap Heechul sambil berbalik kearah Kyuhyun. “Huh?” “Tugas ku sudah selesai, kau ingin menyelamatkan Seohyun-ssi bukan? Pergi dan temuilah dia” ucap Heechul dengan nada agak tinggi.

 

Setelah mengatakan itu, suasana hening seketika. Heechul menatap Kyuhyun dengan tatapan kosong, sedangkan Kyuhyun menatap Heechul dengan tatapan waspada. “Annyong, aku harap kita tidak akan bertemu lagi, Kyuhyun-ssi” Heechul melangkahkan kakinya ke arah Kyuhyun dan berjalan pergi kearah sebaliknya dari yang tuju sebelumnya. Kyuhyun merasa bingung dengan semua yang terjadi saat melihat punggung Heechul yang perlahan-lahan larut dalam kegelapan.

 

Kyuhyun pun berlari menuju arah yang ia tuju, menuju ujung dari taman di Namsan Tower. Kyuhyun menghentikan langkahnya saat melihat seorang yeoja memunggunginya dan melihat kearah lain. Ia mengenakan kaos, celana panjang dan sepatu serba hitam.

 

“Oppa..”

 

Yeoja itu memanggilnya dengan perlahan. Kyuhyun berusaha menebak siapa yeoja didepannya itu. “Dimana Seohyun-ssi!?” teriak Kyuhyun kencang dan setelah itu hanya keheningan yang ada diantara mereka.

 

“Aku membencimu oppa…”

 

Yeoja itu berbalik dan langsung mengarahkan pistol kearah Kyuhyun dengan cepat. “Sooyoung-ah, apa yang kau lakukan!?” Kyuhyun kaget saat melihat Sooyung bertindak demikian. Kyuhyun pun melangkah mundur sekali menjaga jarak dengan Sooyoung. “Letakkan pistol itu Sooyung-ah!” teriak Kyuhyun sambil mencoba melangkah mendekat.

 

Ketika ia baru melangkah sekali, terdengar suara langkah kaki beberapa orang mendekat dari belakang. Kyuhyun pun berbalik dan melihat 2 orang laki-laki berpakaian jas rapi membawa Seohyun yang terikat dengan mereka. Mulutnya ditempel dengan lakban hitam sehingga ia tidak bisa berbicara apapun meskipun ia mencoba untuk memanggil Kyuhyun.

“Seohyun-ah!” panggil Kyuhyun dan mencoba untuk melangkah mendekat. Namun sebelum berhasil mendekat, Seohyun dibawa menjauh dari Kyuhyun oleh kedua orang tersebut. “Apa mau mu, Sooyoung-ah?” tanya Kyuhyun tegas sambil berbalik menatap Sooyoung. Sooyoung masih mengarahkan pistol yang ia bawa ke arah Kyuhyun dengan kedua tangannya. “Kau pilih aku…” Sooyoung mengalihkan arahan pistolnya ke Seohyun yang tidak berada dibalik Kyuhyun. “atau dia?”

Mata Kyuhyun terbelalak setelah mendengar pertanyaan Sooyoung. Keheningan pun meliputi tempat itu seketika. Tidak ada yang berbicara ataupun yang bergerak sedikitpun, termasuk Seohyun yang menjadi diam melihat pistol yang dipegang Sooyoung mengarah padanya.

 

Salah satu namja yang berdiri didekat Seohyun melepas lakban pada mulut Seohyun. Seohyun melihat kearah Sooyoung dan Kyuhyun secara bergantian. Dia tidak bisa mengatakan apa-apa lagi pada saat itu, ia tersenyum dan menutup matanya menunggu apa yang akan menimpahnya setelah ini.

 

“Seohyun!”

 

DOR!

 

*

 

Kyuhyun menoleh ke kiri dan melihat Minho dan Ryeowook yang mengarahkan pistol kearah Sooyoung. Minho menembakkan pelurunya kearah pistol milik Sooyoung dan membuat pistol Sooyoung terlempar dari tangannya. Sooyoung menoleh sekilas ke arah mereka dan berusaha mengambil kembali pistolnya yang jatuh keatas tanah, namun Minho menembaki pistol milik Sooyoung agar menjauh dari pemiliknya sambil berjalan mendekat untuk mengambil pistol tersebut.

 

Kyuhyun berjalan perlahan mendekat kearah Seohyun yang dikawal oleh 2 orang. “Jangan bergerak atau dia aku tembak” ucap salah satu diantara mereka yang sedari tadi mengarahkan pistol yang ia keluarkan kearah Seohyun. Ryeowook diam-diam mendekat sambil memegang pistol ditangannya mengarah kearah pistol orang tersebut. Namun ternyata Ryeowookpun telah dibidik oleh kawanan orang tersebut, Ryeowook pun tak menyadari hal tersebut dan masih berjalan mendekat. “Ryeowook-ah jangan mendekat” ucap Kyuhyun menoleh ke arah Ryeowook sambil merentangkan tangan kirinya untuk menahan pergerakan Ryeowook.

 

Ryeowook pun menoleh kearah pistol yang mengarah padanya. Ia pun tak bergerak dari posisinya sambil berpikir apa yang harus ia lakukan untuk menolong Kyuhyun. Sementara Minho masih berusaha mengambil pistol milik Sooyoung sebelum Sooyung berhasil mendapatkannya.

 

Dari kejauhan, terdengar suara mobil polisi tiba. Merekapun panik seketika. Minho yang teralihkan karena melihat kearah suara mobil polisi tersebut tidak menyadari bahwa Sooyoung berhasil mendapatkan pistolnya kembali. Setelah berhasil mendapatkan pistolnya kembali Sooyoung pun langsung mengarahkan pistolnya kearah Seohyun dan menembakkannya segera.

 

DOR!

 

“Kyuhyun oppa!” teriak Seohyun keras. Kyuhyun berlari kearah Seohyun dan terkena tembakan dari Sooyoung tepat di lengan kanannya. Kyuhyun terbaring sambil memegangi tangannya. Ryeowook dan Minho langsung menembak kaki 2 orang yang mengawal Seohyun dan dengan cepat Minho menangkap Sooyoung sebelum ia berhasil lari dari tempat itu. Ryeowook langsung menghampiri Kyuhyun dan membantunya untuk duduk terlebih dahulu baru melepaskan tali yang mengikat Seohyun.

 

Seohyun langsung mendekati Kyuhyun dan memeluknya. “Oppa mianhae” Seohyun perlahan menangis. “Aww” rintih Kyuhyun disela senyuman leganya. Seohyun langsung melepaskan pelukannya dan melihat luka Kyuhyun yang agak dalam. “omo ottokae” Seohyun pun panik.

 

“Jangan bergerak!” rombongan polisi akhirnya tiba juga di lokasi dan segera menangkap Sooyoung dan anak buahnya. Minho dan Ryeowook pun ikut ke kantor polisi sebagai saksi sementara Kyuhyun yang ditemani Seohyun langsung dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan pada lengannya yang tertembak.

 

*

 

Kyuhyun segera dibawa ke ruang operasi setelah sampai di rumah sakit. Ketika Kyuhyun sedang menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru dari tangannya, Seohyun menunggu di luar ruangan dengan rasa khawatir yang menghantuinya. Seohyun duduk diam sambil memperhatikan lampu merah yang menandakan sedang ada operasi yang menyalah terang.

 

Minho dan Ryeowook pun datang setelah mereka selesai dengan polisi yang menanyai mereka dengan seribu pertanyaan. Ketika mereka sampai didekat Seohyun, Seohyun tidak menyadari kehadiran mereka karena terlalu fokus melihat lampu ruang operasi yang masih menyalah dengan terang.

 

“Seo…” Seohyun tiba-tiba berdiri dari tempat ia duduk. Lampu ruang operasi mati, menandakan bahwa operasi telah selesai. “Seohyun-ah” panggil Ryeowook. Seohyun pun berbalik dan melihat kearah Minho dan Ryeowook. “Ah..Minho oppa, Ryeowook-ah. Kalian sudah…”

 

Suara pintu ruang operasi terbuka. Seohyun berbalik kearah pintu ruang operasi dan melihat sebuah ranjang didorong keluar. Kyuhyun yang mengenakan baju rumah sakit tertidur diatas ranjang tersebut. Terlihat 2 orang suster dan 1 orang dokter keluar berbarengan dengannya.

 

Seohyun langsung berjalan menghampiri dokter yang mengoperasi Kyuhyun dan menanyakan keadaannya. Untungnya tidak ada efek samping dari tembakan itu. Seohyun, Minho dan Ryeowook lega mendengarnya.

 

~

 

Minho dan Seohyun berjalan di sebuah lorong menuju kamar Kyuhyun dirawat. Ryeowook pulang lebih dulu karena besok ia masih ada kegiatan di sekolah. Hanya terdengar suara langkah kaki mereka di lorong tersebut.

 

“Oppa” ucap Seohyun sambil tiba-tiba berhenti melangkah. Ia menatap punggung Minho sampai Minho yang berada beberapa langkah didepannya berbalik menoleh kearahnya. “Aku tidak ingin kembali ke Jepang. Aku ingin disini saja” tambah Seohyun sambil seraya tertunduk dan melirik kearah Minho.

 

Minho menghela nafasnya panjang. “Lakukanlah” ucap Minho beberapa detik kemudian. “Katakan keinginanmu pada orang tua mu, Seohyun-ah” tambah Minho lagi. “Jangan membuatnya menunggumu lagi.” Seohyun tersenyum kearah Minho. “Gomawoyo, oppa.”

“Kajja, kau mau melihat Kyuhyun-ah tidak?” ajak Minho dan Seohyun pun menyusul Minho dan berjalan menuju ruangan Kyuhyun dirawat.

 

*

 

Seminggu kemudian semenjak kejadian itu. Tidak terdengar kabar sedikitpun dari Seohyun seolah lenyap dari permukaan bumi.

 

Kyuhyun menghela nafas nya panjang sambil memandang lapangan sekolah yang kosong pada jam pelajaran sekolah. Tangannya masih di dalam masa pemulihan sehingga di perban. Ryeowook yang sibuk mencatat disebelahnya menoleh kearah Kyuhyun dan melemparkan penghapus keatas meja Kyuhyun. Namun Kyuhyun tidak menyadari lemparan Ryeowook, sehingga Ryeowook melemparkan gumpalan kertas yang terdapat di laci mejanya kearah Kyuhyun dan mengenai kepala Kyuhyun.

 

“Ya!” teriak Kyuhyun keras sambil menoleh kearah Ryeowook. “Cho Kyuhyun-ssi, apakah ada masalah?” tanya guru pelajaran bahasa korea sambil melihat kearah Kyuhyun. Bahkan teman-teman sekelasnya lainnya yang penasaran menoleh kearah Kyuhyun. “ani songsaengnim” jawab Kyuhyun lalu kembali fokus melihat kearah papan tulis. Ryeowook diam-diam tertawa dibalik buku cetak yang ia berdirikan. Kyuhyun hanya bisa bergumam dengan kesal sambil melirik kearah Ryeowook. Kelas pun kembali tenang.

 

~

 

Jam istirahat pun tiba, lorong pun seperti biasa ramai oleh murid-murid yang bercanda satu sama lain. Ryeowook sedang makan sendiri di kantin sambil membaca sebuah buku pelajaran ketika tiba-tiba seseorang memanggilnya dari belakangnya. Ryeowook menoleh dan melihat 3 orang yeoja menghampirinya sambil membawa tas kecil berisi kotak makan serta peralatannya. Ryeowook terdiam saat melihat salah satu yeoja yang sudah lama tak terlihat kini berada didepan matanya.

 

“Seohyun-ah!”

 

~

 

Kyuhyun berada dikelasnya sendirian. Murid-murid lainnya pergi ke perpustakaan ataupun kantin untuk menghabiskan waktu. Raut wajah Kyuhyun terlihat datar, ia tidak melepaskan pandangannya dari lapangan sekolah yang rame oleh adik kelasnya yang bermain sepak bola dengan serunya.

 

Terdengar suara langkah kaki memasuki ruangan kelas. Langkah kaki itu mendekat kearah Kyuhyun dan berhenti didepan meja Kyuhyun. Seorang yeoja membawa tas berisi kotak makan dan peralatan makan didalamnya. “oppa, maukah kau makan siang bersamaku?”

 

Kyuhyun menoleh setelah mendengar suara yeoja tersebut. Ia terlihat terkejut sambil melihat yeoja tersebut, sementara yeoja itu malah tertawa kecil melihat ekspresi Kyuhyun.

 

“Seohyun-ah.” Seohyun mengangkat tas kecilnya dan menunjukkannya kepada Kyuhyun. “kajja” ucap Seohyun sambil tersenyum.

 

-FIN-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s