[Part 9] Another School Love Story


another school love story

Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Kim Ryeowook
  • Lee HyunAe
  • Choi Sooyoung
  • Choi Minho
  • Kwon Yuri
  • Seo Joo Hyun -> Seohyun SNSD *mian kalo ada kesalahan pada penulisan nama ._.v
  • Many Hidden Cast

 

“Apa kau yakin aku tak perlu membantumu ketika berhadapan dengannya?” Tanya Minho yang sedang mengendarai motor, ia memberikan Kyuhyun tumpangan menuju tempat yang Heechul beritahu di surat yang Kyuhyun remas sebelumnya. “Aku yakin, hyung, lagi pula ini kan masalahku dengan dia” jawab Kyuhyun dengan yakin. “Seohyun tunggulah aku” gumam Kyuhyun.

Ketika Minho dan Kyuhyun sampai di tempat yang sudah ditentukan, terlihat 5 orang dengan pemukul baseball berada didepan pintu sedang berjaga. “Gomawo hyung” ucap Kyuhyun sambil turun dari motor. Minho menarik tangan Kyuhyun sebelum pergi lebih jauh. “Tunggulah sebentar, aku parker dulu” Minho melepaskan tangan Kyuhyun lalu mencari tempat parkir untuk motornya. Setelah berhasil memarkirkan motornya tak jauh dari posisi Kyuhyun, Minho pun menghampiri Kyuhyun yang sudah menunggu Minho sedari tadi. Lalu mereka pun berjalan mendekati rumah yang dimaksud Heechul dalam suratnya.

 

Terdengar suara rebut dari luar rumah, Heechul dan Seohyun yang mendengarnya pun langsung menoleh ke arah pintu. “Oppa!” teriak Seohyun keras. Heechul tersenyum licik kearah pintu. “Berani juga dia” gumam Heechul pelan. Seohyun menoleh kearah Heechul yang melangkah menjauh darinya. Heechul memunggungi Seohyun dan berjalan perlahan mendekati pintu.

 

“Apakah kau yakin ia sudah berubah, Seohyun-ssi?”

 

~

 

Minho dan Kyuhyun berhasil menghajar semua orang yang berjaga didepan pintu dengan cepat. Kyuhyun terduduk ditanah sementara Minho setengah membungkuk dengan tangannya memegang lututnya sebagai penopang. Mereka berusaha mengatur nafasnya perlahan.

 

“sudah lama rasanya tidak melakukannya, hyung” ucap Kyuhyun sambil menatap langit malam. “kau tetap saja lemah” ucap Minho sambil seraya tertawa. Kyuhyun menatap Minho dengan tatapan sinisnya dan membuat Minho makin tertawa. Minho menghampiri Kyuhyun dan membantunya berdiri.

 

Tiba-tiba saja terdengar suara dari arah pintu. Sepertinya pintu yang tadinya terkunci baru saja dibuka. Minho dan Kyuhyun langsung melihat kearah pintu yang terlihat sedikit terbuka. “Masuklah Kyuhyun-ah, aku sudah menunggumu” ucap Heechul dengan nada yang terdengar jahat. “Hyung, kau tunggulah disini” ucap Kyuhyun sambil berlari masuk kedalam pintu. Minho tak berpindah dari tempatnya berdiri dan hanya memperhatikan Kyuhyun hingga ia hilang dibalik pintu.

 

Berjuanglah Kyuhyun…

 

~

 

“Sudah lama rasanya tidak melihat mu, Kyuhyun-ah” ucap Heechul sambil tersenyum licik. Heechul mengenakan pakaian serba hitam; mulai dari kemeja, celana, hingga sepatunya; ia berdiri tegak sambil memandang Kyuhyun dengan tatapan evil yang khas miliknya.

 

“Sudah lama tidak bertemu, Heechul-ssi” ucap Kyuhyun. “Dimana Seohyun-ah?” “Seohyun-ah? Maksudmu yeoja ini” Heechul melangkah satu kali kearah kanan, dibelakangnya Seohyun masih dalam posisi terikat namun ia terlihat pingsan. “Seohyun-ah” teriak Kyuhyun sambil berlari kearah Seohyun, namun Heechul tiba-tiba saja menendang bagian perutnya sehingga Kyuhyun terpental kembali menabrak pintu.

 

“Tenang saja, Kyuhyun-ah. Dia hanya aku beri obat bius” ucap Heechul sambil berjalan mendekati Kyuhyun yang memegangi perutnya yang baru saja ditendang. Kyuhyun merintih kesakitan sambil memegangi perutnya ketika ia mencoba untuk berdiri. “Apa yang kau lakukan padanya? Ini hanya urusan antara kita, lepaskan dia!” Kyuhyun tidak dapat berteriak, meskipun hanya berbicara pelan saja perutnya malah terasa makin sakit “Aku tidak sekotor yang kau pikirkan, Kyuhyun-ah. Aku hanya membawa ia kemari dan mengikatnya. Itu saja” Heechul pun tertawa.

 

Ia memegang dagu Kyuhyun dan membuat Kyuhyun menatapnya. “Gara-gara kau, aku jadi kehilangan dongsaeng ku” Heechul melempat Kyuhyun lagi kearah pintu. Kyuhyun mulai kehilangan fokus pada penglihatannya. “Apa kau ingat pada pertemuan terakhir kita? Pada saat keributan itu, kau yang masih tidak mengerti apa-apa dalam perkelahian malah membunuh orang” Heechul menendang Kyuhyun lagi. “Kau memukulnya dengan pemukul baseball. Hm, bukan. Tapi dengan tongkat besi” Heechul mengangkat Kyuhyun dari posisinya dan melemparnya sembarang arah.

 

Kyuhyun berusaha untuk bangun namun karena rasa sakit diseluruh tubuhnya, ia tidak dapat bangun. Heechul tiba-tiba tertawa dengan keras. “Kau pembunuh, Kyuhyun-ah. Kau membunuh Kangin-ah” Heechul berlari cepat kearah Kyuhyun, berusaha menendangnya lagi. Kyuhyun menutup matanya, ia sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa pada saat itu.

 

Maafkan aku Seohyun-ah

 

*

 

“Kyuhyun oppa!”

 

Terdengar suara Seohyun memanggil namanya. Kyuhyun membuka matanya perlahan dan melihat sekelilingnya. Ia berada disebuah rumah sakit. Polisi menyelamatkan mereka. Orang tua Seohyun mendapatkan laporan dari Minho yang menelpon kerumah Seohyun dan langsung menghubungi polisi.

 

Heechul ditangkap dan dirawat di sebuah rsj karena masalah kejiwaan. Sementara Kyuhyun mengalami luka dalam diarea perut sehingga harus dirawat beberapa hari, tangan dan kepalanya diperban, area perutnya juga diperban karena terdapat beberapa luka memar.

 

Kyuhyun terlihat lemas meskipun sudah sadar. “Oppa, kau bisa melihat ku?” Seohyun memelankan suaranya. Kyuhyun mengangguk pelan. Seohyun tiba-tiba menitikan air mata, ia pun tersenyum sambil merapikan rambut Kyuhyun.

 

~

 

Hari sudah sore, Seohyun pun meninggalkan Kyuhyun dirumah sakit untuk beristirahat. Minho menjemput Seohyun setelah mengantarkan HyunAe pulang dari sekolah. Minho memberikan helm lain miliknya kepada Seohyun lalu membenarkan posisi motornya. “Seohyun-ah” “Hm?” “Aku mendapatkan telepon dari ibu mu, ia mengatakan untuk melarangmu bertemu dengan Kyuhyun lagi” Minho tidak menatap Seohyun ketika mengatakannya, Seohyun kaget dan tanpa sadar ia menjatuhkan helm yang ia pegang.

 

Minho menengok kearah Seohyun yang menunduk, menyembunyikan tangisannya. “Waeyo..?” gumam Seohyun pelan. “Padahal semua ini bukan salah Kyuhyun…” omel Seohyun lalu berlari entah kemana. “Seohyun-ah!” Minho mengejar Seohyun dengan motornya dan mencegatnya dengan cepat. “Lebih baik kau tanyakan sendiri kepada orang tua mu, Seohyun-ah” ucap Minho. “Maafkan aku Seohyun-ah, tapi kau harus pulang sekarang” mendengar ucapan Minho, Seohyun jatuh berlutut sambil menangis didepan Minho.

 

Sejak saat itu… Seohyun tidak pernah bertemu dengan Kyuhyun lagi. Dan ketika Minho pergi untuk melanjutkan studinya di Jepang, Seohyun terpaksa ikut dengan Minho karena paksaan dari orang tuanya. Bahkan Seohyun tidak sempat mengucapkan salam perpisahan dengan Kyuhyun ataupun dengan HyunAe dan Yuri.

 

~

 

Kyuhyun terdiam setelah mendengar cerita Minho mengenai alasan kepergian Seohyun. Ia jatuh berlutut dan tidak bisa mengatakan apa-apa untuk mengomentarinya. Minho pun menghela nafasnya panjang. Sooyoung dan Ryeowook yang berada tidak jauh dari mereka pun ikut terdiam. Tiba-tiba Sooyoung berjalan pergi meninggalkan Ryeowook perlahan sambil terlihat lemas. Ryeowook pun berbalik melihat Sooyoung yang memunggunginya. “Aku ingin sendiri dulu, oppa” ucap Sooyoung lalu berjalan pergi.

 

“Sooyoung-ah” gumam Ryeowook. “Padahal kau bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik dari dirinya” tambahnya lirih. Ia pun menunduk dan berbalik melihat ke arah Minho dan Kyuhyun, tidak ada ucapan lagi yang terdengar dari mereka berdua.

 

Terdengar suara ringtone handphone milik Ryeowook berdering, dengan cepat Ryeowook langsung mengangkat teleponnya tanpa mengecek siapa yang menelponnya. “Yeoboseyo?” “Oppa, ini Yuri” suara Yuri terdengar cepat. “Aku kehilangan jejak HyunAe-ah dan Seohyun-ah, bagaimana ini?” “Kau ada dimana, Yuri-ah?” “Aku ada ditaman dekat dengan rumah lama Seohyun-ah, oppa”

 

Setelah mendengar posisi Yuri, Ryeowook langsung menutup teleponnya dan langsung berlari kesana.

 

*

 

Sesampainya Ryeowook disana, ia melihat Yuri panik dan kebingungan. Yuri berbicara terlalu cepat sehingga Ryeowook tidak dapat mengeti apa yang Yuri katakan. “Yuri-ah, jangan berbicara terlalu cepat” ucap Ryeowook, membuat Yuri berhenti berbicara seketika. “Mianhae oppa” Yuri tertawa pelan.

 

“Yuri-ah! Ryeowook oppa!” teriak HyunAe sambil berlari kearah mereka berdua. “Gawat! Yuri-ah! Oppa! Kita harus segera menyelamatkan Seohyun!” HyunAe ketakutan dan panik

disaat bersamaan. “Apa yang terjadi?” Tanya Yuri. “Aku melihat Seohyun-ah dimasukkan kedalam sebuah mobil hitam secara paksa oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Aku gagal untuk menolongnya” ucap HyunAe sambil berusaha mengatur nafasnya yang masih tidak beraturan. “MWO!!!”

 

-TBC-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s