[Part 3] Girlfriend


girlfriend 1

Cast :

  • Kim Ryeowook
  • Cho Kyuhyun
  • Lee Sungmin
  • Ailee Lee
  • Tiffany Hwang
  • Lee HyunAe
  • Choi Sooyoung
  • Many Hidden Cast

“ah!” Ryeowook berpikir keras untuk menjawab pertanyaan Kyuhyun. Namun semakin lama ia berpikir, kepalanya menjadi semakin sakit. Ryeowook pun memegang kepalanya yang berdenyut-denyut dan membuat ia merasa pusing yang cukup parah seketika.

 

“aigoo! Ryeowook-ah, niga gwenchanayo? Wookie-ya!” Sungmin pun panik seketika. “gwenchana?” tanya Kyuhyun yang langsung ikut panik seketika. “cepat panggil dokter, hyung” ucap Kyuhyun. Sungmin pun langsung pergi memanggil dokter dan suster sementara Kyuhyun menjaga Ryeowook.

 

“hyung! Hyung!” panggil Kyuhyun. Ryeowook pun pingsan seketika. Kyuhyun yang melihat Ryeowook lemas langsung menopangnya dengan badan serta kedua tangannya. “hyung!”

 

“coba kalau kau tidak menanyainya seperti tadi, pasti tidak akan jadi seperti ini, Kyuhyun-ah” tegur Sungmin saat mereka berdua menunggu diluar ruangan sementara dokter dan suster memeriksa keadaan Ryeowook di kamarnya.

 

“mianhae hyung” ucap Kyuhyun sambil menunduk, merasa bersalah. “sudahlah tak apa, Kyuhyun-ah. Semuanya sudah terjadi” ucap Sungmin sambil menghela napas.

 

“mau kemana kau, Kyuhyun-ah?” tanya Sungmin pada Kyuhyun pada saat ia bangkit berdiri dari tempatnya duduk dan hendak berjalan pergi. “mencari udara segar, hyung” jawab Kyuhyun lalu berjalan pergi meninggalkan lorong itu.

 

~

 

Kyuhyun menaiki lift untuk pergi ke lantai satu. Pada saat pintu lift batu saja terbuka, Kyuhyun melihat Sooyoung berada dihadapannya. Mereka saling menatap terkejut. Melihat Kyuhyun, Sooyoung hendak berjalan pergi, namun Kyuhyun menahannya dan mengajaknya berbicara.

 

-Taman Belakang-

 

“JADI KAU YANG MENYEBABKAN RYEOWOOK HYUNG SEPERTI INI!?” teriak Kyuhyun dengan kesal nya kearah Sooyoung setelah mendengar cerita Sooyoung mengenai kejadian semalam. Dengan cepat, Sooyoung pun langsung membungkuk di hadapan Kyuhyun. “cheosomianhamnida Kyu oppa” ucap Sooyoung meminta maaf.

 

“aish!” geram Kyuhyun kesal. “kau! Jinjja!”

 

“untuk apa kau datang kemari? Untuk membuat keadaannya semakin parah, huh!” bentak Kyuhyun kesal. “Kyuhyun-ah sudahlah” ucap Sungmin yang datang dengan berlari menghampiri mereka.

 

“tapi hyung, dia..!” “sudahlah Kyuhyun-ah, semuanya sudah terjadi. Percuma saja kau marah padanya” ucap Sungmin sambil menatap Sooyoung dengan tatapan yang tak menyenangkan.

 

“ada urusan apa kau datang kemari, Sooyoung-ah?” tanya Sungmin. “aku mencari nae chingu, HyunAe. Apa kalian tidak bertemu dengannya?” tanya Sooyoung balik. “HyunAe temanmu?” tanya Kyuhyun. Sooyoung mengangguk. “ia ada kelas hari ini, ia akan datang nanti sore” jawab Sungmin. “ah arraseo. Kamsahamnida” ucap Sooyoung sambil membungkuk kearah Sungmin dan Kyuhyun lalu berjalan pergi meninggalkan mereka.

 

“Ya! Mau kemana kau?” tanya Kyuhyun dengan berteriak. “aku kemari hanya untuk mencari HyunAe. Permisi” jawab Sooyoung santai lalu berjalan pergi meninggalkan mereka berdua.

 

“yeoja macam apa dia” gumam Kyuhyun kesal sambil memperhatikan punggung Sooyoung dengan sebal. “sudahlah Kyuhyun-ah” Sungmin menepuk pundak Kyuhyun. “lebih baik kita lihat Ryeowook sekarang. Mungkin ia sudah lebih baik sekarang, Kyuhyun-ah” “arraseo hyung”

 

Kyuhyun dan Sungmin pun berjalan meninggalkan taman belakang menuju kamar Ryeowook.

 

*

 

Di saat yang bersamaan, HyunAe datang mengunjungi Ryeowook siang itu pada jam makan siang.

 

HyunAe memasuki kamar tempat Ryeowook di rawat dengan perlahan. Berusaha tak membuat keributan didalam kamar itu. Namun saat HyunAe baru saja membuka pintu yang bergeser itu…

 

“siapa disana?”

 

Ryeowook ternyata sedang duduk diatas ranjangnya sambil melihat pemandangan dari jendela yang berada di sebelah kirinya. HyunAe yang mendengarnya langsung kaget dan menoleh ke arah Ryeowook yang menatapnya dengan penuh rasa curiga.

 

“an…annyeong” sapa HyunAe dari arah pintu. “ternyata kau” ucap Ryeowook. “ku kira siapa” tambahnya.

 

HyunAe berjalan menghampiri Ryeowook dan duduk di sebuah kursi di samping ranjang Ryeowook. “oppa sudah makan?” tanya HyunAe sambil menaruh tas selempangnya ke sebuah sofa kecil disana. “aku tak nafsu makan” jawab Ryeowook sambil menoleh kearah lain, tidak menatap HyunAe.

 

HyunAe berbalik melihat sebuah nampan makanan yang masih terisi penuh makanannya di atas meja disamping ranjang. “tapi kau harus makan, oppa” ujar HyunAe sambil mengambil nampan dari atas meja dan memindahkannya keatas ranjang. Membuka plastik yang membungkus atau lebih tepatnya menutupi makanan tersebut. Mengambil sendok dan menyendok sedikit nasi dengan sayur diatasnya.

 

“ayo oppa, buka mulutmu” ucap HyunAe sambil mendekatkan sendok tersebut kearah Ryeowook. Ryeowook pun berbalik menoleh kearah HyunAe dan sedikit bingung dengan sikap yeoja yang berada dihadapannya saat ini. “kau mau menyuapi ku?” tanya Ryeowook dengan bingungnya. “aku hanya takut kesehatanmu semakin memburuk, oppa. Lagipula kau kelihatan kurus sekali oppa”

 

Ryeowook memandangi HyunAe dengan terdiam. Perlahan ia membuka mulutnya dan memakan makanan yang sudah disendok oleh HyunAe. HyunAe tersenyum melihat Ryeowook mau makan.

 

“aku dapat melakukannya sendiri” ucap Ryeowook. HyunAe pun memberikan sendok tersebut kepada Ryeowook lalu Ryeowook pun makan dengan perlahan dengan sendirinya.

 

HyunAe melirik ke jam tangan merahnya. “aigoo…aku harus kembali sekarang!” ucap HyunAe tiba-tiba. Ia pun bangkit dari tempatnya dan mengambil tas nya dari atas sofa dan bergegas menuju pintu.

 

“ah! Oppa kau makanlah perlahan, aku harus pergi sekarang. Annyong” ujar HyunAe dengan cepat lalu berlalu begitu saja. “chamkka…”

 

Sret~ Buk!

 

“…man-yo” Ryeowook terlambat memanggilnya kembali. HyunAe sudah pergi. Ia melirik  ke arah sebuah gelang milik HyunAe di tangannya yang tak sengaja HyunAe tinggalkan di atas ranjang pada saat ia menjaga Ryeowook semalam.

 

“aku lupa mengembalikannya”

 

*

 

-Hospital corridor, 3rd floor-

 

HyunAe baru saja menutup pintu kamar Ryeowook dari luar ketika Sungmin dan Kyuhyun baru saja sampai dilantai 3.

 

“loh! Itu bukannya HyunAe. HyunAe-ya!!!” teriak Sungmin saat melihat HyunAe dari kejauhan. “hyung, jangan teriak-teriak!” ujar Kyuhyun mengingatkan Sungmin kalau tidak boleh teriak-teriak di rumah sakit. “hehehe mianhae” Sungmin tertawa kecil.

 

“kau datang” ucap Sungmin pada HyunAe pada saat mereka dalam jarak dekat. “ne, oppa” jawab HyunAe. “ah aku rasa kita belum berkenalan, HyunAe-ssi” “annyeong haseyo Kyuhyun imnida” ucap Kyuhyun memperkenalkan dirinya kepada HyunAe. “annyeong haseyo HyunAe imnida” ucap HyunAe sambil seraya membungkuk kearah  Kyuhyun.

 

“kau datang pada saat makan siang, apa kau sudah makan, HyunAe-ya?” tanya Sungmin. “belum oppa. Sillyehamnida oppa, saya harus segera kembali, saya masih ada kelas” HyunAe pun berjalan melewati Kyuhyun dan Sungmin menuju lift yang berada didekat mereka.

 

Pintu lift hampir saja tertutup pada saat HyunAe akan masuk, untung saja ia masih sempat dan tidak terjepit. Sungmin dan Kyuhyun memperhatikan HyunAe hingga pintu lift tertutup dan HyunAe menghilang dibaliknya.

 

“woa~” hanya itu yang terucap dari mulut Sungmin dan Kyuhyun ketika melihat pintu lift yang tertutup di dekat mereka itu.

 

*

 

Sungmin dan Kyuhyun masuk kedalam kamar Ryeowook dan melihat Ryeowook yang sedang makan dengan perlahan.

 

“oh~ kau sudah bangun rupanya” ujar Sungmin. “ne, Sungmin-ssi, Kyuhyun-ssi” jawab Ryeowook sambil memasukkan makanan kedalam mulutnya dengan menggunakan sendok. “panggil aku Sungmin hyung, Ryeowook-ah. Aku lebih tua darimu” ucap Sungmin. “aku juga” sahut Kyuhyun. “Ya! Kau yang paling muda diantara kita. Harusnya kau yang memanggil Ryeowook dengan hyung” omel Sungmin. “arraseo” ucap Kyuhyun dengan nada sedikit tinggi.

 

‘padahal aku ingin sesekali dipanggil, hyung’ ucap Kyuhyun dalam hati. “apa yang kau katakan, Kyuhyun-ah?” tanya Sungmin tiba-tiba saja. “a…aniyo hyung, gwenchana” jawab Kyuhyun sedikit panik.

 

‘kenapa ia bisa mengetahui apa yang kupikirkan?’

 

*

 

Sore Harinya, setelah dari kampusnya, HyunAe langsung pergi bekerja ke sebuah cafe yang jaraknya jauh dari Hongik University. Panda Cafe, itulah nama cafe tempat HyunAe bekerja sejak ia pindah ke Korea.

 

“annyeong haseyo, Donghae oppa” sapa HyunAe pada saat bertemu pastissier cafe Panda, Lee Donghae. “oh, HyunAe-ya! kau datang lebih awal sore ini” ujar Donghae. “ah jinjjayo?” ucap HyunAe tak percaya sambil melihat jam berbentuk panda yang terpasang di dinding cafe. Lalu tersenyum kearah Donghae sekilas.

 

“Haerin-ah eoddigaseoyo?” tanya HyunAe kemudian. “ah dia sedang keluar dengan temannya” jawab Donghae. “cepat kau ganti baju sana dan bantu aku disini” tambah Donghae. “arraseo” jawab HyunAe sambi seraya tertawa. Begitu juga dengan Donghae yang merasa lucu dengan tingkah pekerja yang belum lama bekerja ditempatnya itu.

 

~

 

Ryeowook terdiam sambil memandangi pemandangan malam dari arah jendela kamar di rumah sakit. Ia sendirian malam itu. Sungmin dan Kyuhyun ada jadwal untuk menjdai DJ di salah satu radio jadi tak bisa menemaninya.

 

“annyeong haseyo”

 

Ryeowook menoleh menuju asal suara itu. Ternyata Sooyoung datang mengunjungi Ryeowook sambil membawa sebuah kue tart.

 

~

 

“bagaimana kau bisa tau kalau ini adalah salah satu kue kesukaanku?” tanya Ryeowook pada Sooyoung saat ia memakan sebuah cake strawberry yang Sooyoung bawa barusan. “haruskah aku mengatakan semuanya pada mu, Ryeowook oppa?” tanya Sooyoung balik. “kau bahkan masih tidak ingat akan namaku, oppa” tambah Sooyoung lagi.

 

“apakah penting mengingat namamu?” tanya Ryeowook. “kenapa kau tidak memperkenalkan namamu saja secara langsung. Seperti Sungmin hyung dan Kyuhyun-ah?” “naneun Sooyoung imnida” ujar Sooyoung memperkenalkan dirinya.

 

Mantan pacarmu, Kim Ryeowook.

 

*

 

“cepat beritau aku, Ryeowook oppa ada dimana, Sungmin oppa” ujar Tiffany yang datang ketempat Sungmin dan Kyuhyun bekerja menjadi DJ untuk menanyakan tentang keberadaan Ryeowook. “haruskah kita memberitaunya hyung?” tanya Kyuhyun kepada Sungmin. “ey! Kenapa kalian merahasiakannya dari ku? Aku ini kan yeoja chingu nya!” ujar Tiffany yang mulai kesal dengan sikap Kyuhyun dan Sungmin yang seperti itu.

 

“cari saja dia dirumah sakit sana” ujar Sungmin yang mulai risih. “RUMAH SAKIT!? APA YANG TERJADI DENGAN RYEOWOOK OPPA?” teriak Tiffany keras. “ppali antarkan aku kesana! Ppali!” Tiffany langsung menarik Kyuhyun dari tempatnya duduk dan mengajak pergi keluar dari studio.

 

“Ya! Tiffany-ya! Kami belum selesai siaran disini!” teriak Sungmin pada saat Tiffany menarik Kyuhyun pergi dengannya. Namun Tiffany telah menarik Kyuhyun hingga jauh sehingga Sungmin terpaksa mengejarnya dan akhirnya siaran digantikan oleh DJ yang lain.

 

*

 

Ryeowook dan Sooyoung menghabiskan kue strawberry itu bersama-sama. “Sooyoung-ah” panggil Ryeowook tiba-tiba. “ne?” “ada krim” jawab Ryeowook sambil menunjuk bagian dekat bibir nya. “disini?” tanya Sooyoung sambil mengusap bagian atas bibirnya dengan tangannya namun krim itu masih menempel di dekat bibirnya.

 

“bukan” ucap Ryeowook. “sini” Ryeowook menggerakkan tangannya kerah Sooyoung supaya Sooyoung mendekatkan wajahnya kearahnya.

 

~

 

“oppa ppali!!!” Tiffany masih menarik Kyuhyun di lorong rumah sakit dan membuat beberapa orang yang lewat heran dengan tingkah mereka. “Fany-ya! lepaskan!” ujar Kyuhyun yang mulai tidak tahan dengan tingkah Tiffany.

 

Sungmin yang mengejar mereka dari belakang berhasil menyusul mereka dan langsung melepaskan tangan Tiffany dari Kyuhyun. “Ya! Jangan ribut-ribut dirumah sakit!” Tiffany langsung terdiam sementara Kyuhyun meregangkan tangannya yang agak kaku. “kita sudah sampai disini, kajja biar aku antarkan” ucap Sungmin sambil melangkahkan kakinya menelusuri lorong rumah sakit itu diikuti oleh Tiffany dan Kyuhyun dibelakangnya.

 

~

 

“nah! Ini dia kamar…” Sungmin membuka pintu kamar Ryeowook dan langsung terkejut melihat Ryeowook sedang memegang bibir Sooyoung dengan tangannya. Tiffany yang penasaran dengan ekspresi Sungmin yang aneh langsung menyela dan menerobos kedepan. “RYEOWOOK OPPA!” teriak Tiffany  yang tak percaya dengan apa yang dilihatnya.

 

Sooyoung dan Ryeowook yang mendengar teriakan Tiffany langsung menoleh kearah Sungmin, Kyuhyun dan Tiffany yang berada didekat pintu. Mereka berdua terkejut melihat Sungmin, Kyuhyun dan Tiffany yang datang pada saat itu.

-TBC-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s