[Part 3] Another School Love Story


Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Kim Ryeowook
  • Lee HyunAe
  • Choi Sooyoung
  • Choi Minho
  • Kwon Yuri
  • Seo Joo Hyun -> Seohyun SNSD *mian kalo ada kesalahan pada penulisan nama ._.v
  • Many Hidden Cast

~First Day – Seoul High School~

Hari pertama masuk sekolah, juga hari pertama bagi HyunAe dan Sooyoung disekolah baru mereka.

Hari masih terlihat pagi, namun HyunAe sudah ditarik-tarik oleh Yuri keliling sekolah untuk mencari Sooyoung yang tak kelihatan dikelas. Dari lantai ke lantai, dari taman ke taman, dari lapangan outdoor ke lapangan outdoor, dari kelas ke kelas. Sooyoung tak terlihat dimanapun.

“dimana dia?” gerutu Yuri yang sebal bercampur bingung pada saat itu. “apa ia hari ini tak masuk, Yuri-ah?” ucap HyunAe. “aniyo, seharusnya ia masuk hari ini. Kami baru mengobrol semalaman dan katanya ia ingin menemui Kyuhyun hari ini” jawab Yuri.

“hari ini? Cepat sekali!” teriak HyunAe shock mendengar Sooyoung akan langsung menemui Kyuhyun hari ini. “tentu saja. Sejak ia melihat Kyuhyun pertama kali, ia mulai jadi tergila-gila padanya. Semalaman saja, ia terus bercerita tentang Kyuhyun dan membuatku bosan” jelas Yuri sebal. “sabar ya, Yuri-ah” ucap HyunAe sambil menepuk-nepuk pundak Yuri.

~

Saat mereka berjalan di koridor menuju kelas, mereka tak sengaja mendengar pembicaraan dari 2 orang yeoja yang sedang mengobrol didekat jendela.

“Kyuhyun sudah punya pacar, ya?” tanya yeoja pertama kepada yeoja kedua. “ne, kabarnya baru tadi pagi mereka jadiannya” jawab yeoja pertama. “woa~beruntung sekali yeoja itu. Aku jadi iri”

*

“sebenarnya ia ada dimana sih? Seharusnya ia memberitau kita kalau ia sudah jadian dengan Kyuhyun” ujar Yuri sebal. “ne, kira-kira ia ada dimana ya?” ucap HyunAe sambil melirik arah luar jendela.

“HyunAe-ya, Yuri-ah” teriak Ryeowook sambil berlari menghampiri mereka. “Ryeowook oppa, waeyo?” tanya HyunAe pada saat Ryeowook berada di dekat mereka dan mengatur nafasnya perlahan. “apa kalian lihat Kyuhyun? Aku tak bisa menemukannya sedari tadi” tanya Ryeowook yang ternyata mencari Kyuhyun sedari tadi.

“mwo! Kenapa mereka bisa menghilang secara bersamaan?” ujar Yuri yang kebingungan serta heran secara bersamaan. “mungkin mereka sedang berduaan saat ini, sudah biarkan saja” jawab HyunAe santai. “ah benar juga” kata Yuri yang kembali tenang.

“tetap saja, Kyuhyun tak bisa kabur begitu saja. Bagaimana dengan nilainya nanti? Ia juga harus mempersiapkan materi untuk ujian!” Ryeowook berbicara dengan kecepatan tinggi. “oppa, lagi belajar ngerapnya” ucap HyunAe bercanda namun ia malah mendapat pukulan kecil dikepalanya. “appo~” rintih HyunAe kesakitan.

*

-di tempat lain-

“maukah kau ikut dengan ku kembali ke Seoul, Seohyun-ah?” tanya Minho kepada Seohyun saat mereka bertemu di sebuah cafe pada sore hari. “aku tak bisa ikut dengan mu, oppa. aku ingin melupakannya” jawab Seohyun. “tolong jangan bawa aku kembali padanya, aku tidak mau” ucap Seohyun memohon.

“tidak kah kau mengerti perasaannya setelah kau pergi? Kau melakukan sesuatu yang seharusnya tak kau lakukan. Aku tau bahwa ia bersalah padamu ketika itu. Namun ini bukan lah jalan terbaik bagi kalian berdua” ucap Minho menasehatinya. “kau bisa berbicara mengenai hal ini dengannya. Tak harus dengan seperti ini, kan?”

Seohyun terdiam. Berusaha mencari jawaban yang harus ia berikan kepada Minho dengan cepat.

“baiklah aku akan ikut dengan mu kembali ke Seoul, oppa” ucap Seohyun. “kita pergi minggu depan, nanti ku jemput kau” ucap Minho memberitau Seohyun. Seohyun hanya mengangguk menjawabnya.

*

-Seoul High School-

Keesokan harinya, Sooyoung masuk ke kelas sambil senyam-senyum tak jelas sendiri. Yuri dan HyunAe yang melihatnya jadi keheranan sendiri. Apa ia salah makan tadi pagi?

“well…well…well…terlalu banyak bunga dan panas disini” ucap Yuri kepada HyunAe ketika mereka berada didekat Sooyoung yang sedari tadi hanya diam sambil senyam-senyum sendiri. Ia benar-benar dalam dunianya sendiri.

“apa ia menyadari kita, Yuri-ah?” bisik HyunAe yang mengambil duduk tepat didepan Sooyoung dan Yuri berdiri disamping mejanya. “sepertinya tidak” jawab Yuri dengan bisikan kepada HyunAe.

Mereka memutuskan untuk berbincang berdua didepan kelas. “kira-kira apa yang terjadi kemarin dengan mereka ya?” tanya Yuri memulai pembicaraan. “pergi jalan-jalan ke mall, berjalan santai ditaman, makan siang bersama” jawab HyunAe langsung tanpa perlu berpikir lama. Tentunya Yuri tak perlu lagi bertanya ‘benarkah?’ kepada HyunAe karena HyunAe pernah melakukan hal yang sama ketika awal ia berpacaran dengan Minho.

“apa Sooyoung terkena efek sampingnya?” tanya Yuri sambil tertawa bercanda. HyunAe ikut tertawa bersama Yuri. “seharusnya hanya semalam saja, tak sampai dibawa ke hari berikutnya” jawab HyunAe.

Sooyoung tiba-tiba saja melintas kearah timur dari arah pintu kelasnya menuju tangga. Mungkin ingin menemui Kyuhyun dikelasnya. Ia berjalan layaknya kelinci yang sesekali melompat tak jelas. “seseorang harus segera menyadarkannya sebelum menjadi lebih parah lagi” ucap HyunAe.

~

Dari arah yang berlawanan dengan yang Sooyoung tuju. Tangga disebelah kanan koridor. Kyuhyun terlihat di tangga  sebelah kiri koridor, mengambil beberapa gambar lagi dengan kameranya secara sembunyi-sembunyi. Tak ada yang tau kalau ia berada disana tentunya.

Setelah puas mengambil gambar seseorang, tanpa perlu mengeceknya lagi. Ia segera berlalu menuju kelasnya. Ia yakin Sooyoung sudah berada didekat kelasnya saat ini. Dan meneriakkan namanya dengan keras seperti ibu yang sedang mencari anak yang hilang.

*

Aku akan kembali minggu depan dengan seorang teman. Tunggulah aku, chagiya.

 

Kata-kata Minho terakhir ketika ia menghubungi HyunAe. Membuat HyunAe bertanya-tanya dalam benaknya. Siapa teman yang ia maksudkan itu? Yeoja atau namja? Entah kenapa ia sangat penasaran sekali dengan teman Minho itu.

‘sejak kapan aku menjadi seperti ini?’ pikir HyunAe dalam benaknya. Sebelumnya, ia belum pernah merasa ingin tau siapa saja teman Minho. Karena ia yakin kalau Minho adalah orang yang setia. Mungkin karena selama setahun tak menerima kabar dari Minho membuatnya mulai merasa sedikit curiga atau penasaran. Itu bisa saja terjadi, bukan?

~

Ia melamun sendirian di sebuah meja di dalam kantin. Yuri yang ditunjuk sebagai ketua klub dance itu mulai sibuk dari hari ini, sementara Sooyoung pergi entah kemana. Sepertinya pergi dengan Kyuhyun. Padahal ini baru hari ketiga mereka bersekolah.

Hanya sebuah kamera yang pernah Minho berikan kepadanyalah yang menemaninya saat itu. Hadiah Minho sebelum ia pergi ke Jepang. Ia masih ingat pesan yang Minho sampaikan pada saat mereka berada di bandara, saat terakhir dimana mereka saling melihat satu sama lain untuk terakhir kalinya.

Ambillah gambar yang kau suka dengan ini. Abadikanlah dan jadikanlah sebuah cerita untuk kau ceritakan untukku nanti.

 

Sudah lama ia tak memegang kamera ini. Film pada kamera itu kosong. Bukan karena diganti, namun karena belum pernah ia gunakan sebelumnya. Jujur ia sama sekali tak tau cara menggunakan kamera itu.

“photografi?” tanya Kyuhyun yang tiba-tiba saja sudah duduk dihadapannya. Sambil membawa kamera kesayangannya yang tergantung dileher. “aniyo” jawab HyunAe sambil menaruh kamera itu keatas meja.

“itu punya mu, kan?” tanya Kyuhyun lagi. HyunAe menggeleng. “namja chinguku yang  menitipkan kamera ini padaku” jawab HyunAe santai sambil memainkan tali berwarna hitam yang digunakan untuk menggantung kamera di leher itu. “tapi aku tak bisa menggunakan kamera ini, Kyuhyun-ssi”

“mau ku ajari?” tanya Kyuhyun sambil menarik kamera itu dan melihat kamera yang sekarang berada ditangannya itu. HyunAe membiarkan saja Kyuhyun mengamati kameranya itu, tanpa peduli hal buruk yang akan terjadi. “kau mau mengajariku?” tanya HyunAe yang kelihatan senang tiba-tiba saja. Kyuhyun mengangguk.

Kajja

 

*

Sooyoung sedang menjalani pelatihan tentang kesehatan. Ia ditugaskan di bagian kesehatan tahun ini. Ryeowook yang merupakan seniornya dalam bidang ini sedang memberinya penjelasan mengenai beberapa obat-obatan yang akan digunakan pada saat berada di lapangan nanti.

Sooyoung menghela napasnya panjang. Ia bosan. Mengetahui hal itu, Ryeowook langsung menghentikan penjelasannya tentang cara menggunakan sebuah obat alkohol dari lemari obat. “kau bosan ya? Mianhae terlalu lama” ujar Ryeowook sambil memasukkan botol alkohol itu kembali ketempatnya. “ah aniyo, gwenchana oppa” jawab Sooyoung sambil berbalik kearah pintu masuk uks yang di tengahnya dilapisi kaca sehingga dapat melihat keluar dengan jelas saat itu.

Sooyoung melihat Kyuhyun dan HyunAe yang melintas melewati ruangan uks. Masing-masing dari mereka membawa kamera. Yang membuat Sooyoung shock adalah karena mereka berjalan sambil berpegangan tangan. Melihat itu, Sooyoung langsung terbakar api cemburu.

“Sooyoung-ah” panggilan Ryeowook membuyarkan lamunannya. “ada apa?” tanya Ryeowook. “gwenchana” jawab Sooyoung berusaha agar tetap tenang. ‘hanya ekskul saja’ pikir Sooyoung. ‘buat apa aku cemburu’ tambahnya lagi.

*

Kyuhyun mengajak HyunAe ke taman di belakang sekolah. Terlihat beberapa murid dari ekskul yang sama juga berada di sana untuk mengambil gambar.

“aku ingin memfoto itu, bagaimana caranya?” tanya HyunAe kepada Kyuhyun yang sedang asyik mengambil gambar di belakangnya. “ah caranya arahkan saja lalu putar fokusnya seperti ini…” Kyuhyun menjelaskannya dari arah belakang HyunAe. Posisi Kyuhyun seperti sedang memeluk HyunAe dari belakang. HyunAe tak menyadari hal itu, atau bisa saja ia juga tidak peduli meskipun menyadarinya karena ia tak menyukai Kyuhyun.

“ah gomawoyo, Kyuhyun-ssi” ucap HyunAe sambil seraya membungkuk. “panggil aku dengan sebutan oppa saja. Aku kan lebih tua darimu” ucap Kyuhyun tanpa menengok kearah HyunAe dan kini fokus mengambil gambar sebuah bunga berwarna merah didekatnya.

Ah~ arraseo, Kyuhyun oppa.

-TBC-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s