[Part 1] What is Love


Annyeong ^^

Akhirnya hutang perlahan akan lunas juga -__- #eh?

Happy Reading ^^
Cast :

  • Baekhyun
  • Alice
  • Sehun
  • Kris
  • Luhan

Genre : Fluff, Romance

Where is this feeling come from

Its warm and i feel calm in it

Is it love?

What is love?

 

~

“jangan menghampiriku atau ku lempar kau dengan bola basket!” teriak Alice kepada Kris didepannya. Kris dan Luhan berusaha mengajaknya pulang dan segera bersiap untuk bertunangan dengan seorang namja yang telah di pilihkan oleh orang tuanya.

Lapangan basket seketika menjadi ramai dengan orang yang menyaksikan pertanding kakak dan adik itu. Luhan yang menemani Kris saat itu menjadi bingung dengan sekitarnya yang kini telah ramai. “Ya! Kau ini sudah mau menikah masih saja seperti ini! Bagaimana dengan kehidupan mu kelak dengan suamimu nantinya, Alice?” teriak Kris sebal kepada yeodongsaeng nya dan masih berusaha menahan amarahnya agar tidak meledak.

“aku tidak peduli, aku tak mengenalnya, kami juga belum pernah bertemu sebelumnya. Aku tidak mau pulang denganmu, aku ingin menunggu Sehun disini!” jawab Alice. “lagipula ini kan urusan ku, bukan urusanmu 哥哥” ucap Alice sambil menjulurkan lidahnya meledek Sehun.

“妹妹!!!” Luhan langsung berlari kearah Alice dengan tampang kesalnya. Namun Alice malah menimpuknya dengan bola basket yang sejak tadi berada ditangannya ke Kris.

Luhan!

“Ya! Sejak kapan kau ada dibelakangku? Dasar kau licik! Turunkan aku” teriak Alice saat Luhan mengangkatnya dengan mudahnya dari belakangnya. Alice memukul punggung Luhan hingga Luhan menggigit bagian bawah bibirnya sendiri menahan sakit. “你这么了, Kris?” tanya Luhan kepada Kris yang perlahan bangun dengan bantuan Luhan. “很疼啊~”

“dasar 妹妹 kurang ajar” Kris memukul kepala Alice pelan dengan bola basket yang ia pegang. “akan ku beritau 爸爸 dan 妈妈 serta calon suamimu!” ancam Kris. “bagaimana kalau kita cepat-cepat pulang? Kau ingin aku terus dipukul seperti ini” ucap Luhan kepada Kris. Kris baru saja menyadari kalau Alice memukuli punggung Luhan sedari tadi.

“ah 对不起~” ucap Kris sambil menepuk pundak Luhan. “好啊. Akan ku lihat punggungmu nanti” tambah Kris sambil menarik tangan kiri Kris dan mengajaknya pergi. “kau harus bertanggung jawab atas punggung ku ini, 好?” ucap Luhan yang terlihat agak kesal. “好。。。好。。我明白了” jawab Kris sambil menepuk-nepuk pundak Luhan dan berjalan pergi sambil membawa Alice dengan mereka.

Aku tidak mau pulang!!!

 

*

Sesampainya dirumah Kris dan Alice, Luhan langsung menurunkan Alice keatas ranjangnya. Meskipun terlihat pelan, namun sepertinya Luhan sedang membanting Alice keatas ranjangnya.

“Ya! Tidak bisa kah kau lebih lembut sedikit kepada wanita!?” teriak Alice. “tidak bisa kah kau lembut layaknya seorang wanita?” ucap Luhan membalas perkataan Alice. “Ya! Berani sekali kau!” teriak Alice. “awas kau!” Alice pun beranjak dari ranjangnya dan berniat menghajar Luhan namun didorong oleh Kris.

“kau ini masih saja seperti anak kecil. Aku akan mengurungmu di kamar sampai Victoria 姐姐 datang dan mendandanimu untuk acara pada malam nanti” ucap Kris. “ah~ 但是

…” “tidak ada tapi-tapian, Alice. Dan aku harap kau renungkan dan ubahlah sikap tomboymu itu menjadi feminim sehingga calon suamimu itu tidak merasa risih kelak” sela Kris cepat. Kris pun berjalan dengan cepat keluar dari kamar Alice dan diikuti oleh Luhan dibelakangnya.

“siapa yang mau bertunangan? Aku tidak mau!” teriak Alice sambil mengejar Kris dan Luhan menuju pintu kamarnya karena menyadari sesuatu. Namun sayangnya, Kris sudah lebih dahulu mengunci pintu itu dari luar sehingga Alice tidak bisa keluar dari kamarnya untuk kabur.

“Ya! Buka pintunya, 哥哥!!!” teriak Alice dari dalam sambil menggedor pintunya dari dalam.  “不要! Akan kubuka setelah Victoria 姐姐datang untuk meriasmu!” jawab Kris dari luar.

“Ya!”

~

Alice sedang mengikatkan kain yang satu dengan kain lainnya. Mengikat dan mengikat hingga kumpulan kain itu menjadi panjang hingga mirip seperti tali. “memangnya aku ini rapunzel apa? Harus dikurung dalam menara dan menunggu pangeran datang. Aku akan kabur dan menemui Sehun dan tidak akan pernah kembali ke rumah” gumam Alice sembari ia mengikat beberapa kain menjadi satu.

Beberapa menit kemudian, kain itu telah terlihat seperti tali. Alice pun membuka jendela kamarnya dan mengikat ujung kain ke pinggiran ranjang sementara melemparkan ujung kain satunya lagi keluar. Setelah dirasa aman ia pun turun dengan kain itu dan kabur mencari Sehun.

~

“妹妹, Victoria 姐姐来了” ucap Kris dari luar kamar dengan Victoria dan Luhan dibelakangnya. Kris memasukkan kunci pintu kamar Alice lalu memutar kuncinya. Lalu ia membuka pintu kamar itu dan masuk kedalam.

“mana Alice?” tanya Victoria saat melihat kamar Alice yang kosong. Luhan melihat kearah jendela yang terbuka serta kain yang panjang menguntai keluar melalui jendela. “dia kabur” ujar Luhan sambil menarik kain kembali masuk kedalam kamar. “aish…anak itu!!!” geram Kris sebal.

Kajja kita cari dia!!!

 

*

Alice pergi menemui Sehun di rumahnya. Letaknya hanya beberapa blok saja dari rumahnya. Ia tak peduli bila Kris dan Luhan akan mencarinya kemari, yang penting saat ini ia ingin menemui Sehun dan memberitaunya akan hal ini.

“itu dia rumahnya” gumam Alice pada saat melihat rumah Sehun dari jauh. Ia berlari menuju kearah rumah Sehun dan menggedor pintunya pelan. “Sehun oppa” panggil Alice dari luar. Tiba-tiba saja pintu terbuka, namun bukan Sehun yang membuka pintunya, melainkan seorang yeoja. Rambutnya panjang sebahu serta mengenakan kaus berwarna merah serta celana pendek berwarna putih sepaha.

“annyeong, apa ada yang bisa saya bantu?” ucap yeoja itu. “apa Sehun ada dirumah?” tanya Alice kepada yeoja itu. “temannya Sehun ya? Tunggu sebentar ya” ucap yeoja itu lagi. “SEHUN-AH! ADA YANG MENCARIMU!” teriak yeoja itu keras hingga membuat Alice harus menutup telinganya.

“ne noona! Kau tak perlu berteriak sekeras itu juga kan?” ucap Sehun dari dalam rumah. “asalkan kedengaran bagiku tidak masalah” ucap yeoja itu sambil berjalan pergi dan berganti menjadi Sehun yang berdiri didekat pintu. “aish…noona ini” gumam Sehun sebal.

“ah~ ternyata kau Alice-ya” ucap Sehun. “ayo masuk” Sehun membuka pintu masuk itu dan mempersilahkan Alice untuk masuk kedalam. “ah~ne gomawo oppa” Alice pun masuk kedalam rumah Sehun dan langsung menuju ruang tamu. “silakan duduk, sebentar ku ambilkan air” ucap Sehun lalu berjalan pergi menuju kearah dapur sementara Alice menunggu diruang tamu.

~

Tak beberapa lama kemudian, Sehun kembali ke ruang tamu sambil membawa segelas teh dan menyuguhkannya ke Alice. “gomawo oppa” ucap Alice sambil menerima gelas itu dari Sehun. “ne cheonma, Alice-ya” balas Sehun.

“ada urusan apa kau kemari, Alice-ya?” tanya Sehun penasaran. “hm…oppa bisakah kau…” “Sehun-ah! Noona mau pergi keluar dulu ya. Tolong jaga rumah” teriak noonanya dengan keras dari arah pintu depan. “ne noona” jawab Sehun dengan berteriak.

Blam!

Noonanya Sehun telah pergi keluar. “kau punya noona, oppa?” tanya Alice yang penasaran kepada Sehun. “ah~ dia kakak sepupuku. Sedang menginap untuk mengawasi ku, lebih tepatnya” jawab Sehun. “mengawasimu?” tanya Alice bingung. “ne, eomma takut aku melakukan hal aneh-aneh dirumah. Makanya ia meminta Micha noona untuk datang kemari” jawab Sehun. “ah~ternyata begitu” gumam Alice dengan suara kecil.

“jadi, ada urusan apa kau kemari, Alice-ya?” tanya Sehun mengulang pertanyaannya lagi.  “hm…itu…bisakah aku menginap disini, oppa?” tanya Alice. “menginap? Kenapa tiba-tiba saja..?”

Alice menceritakan kepada Sehun mengenai apa yang terjadi tadi pagi. Mulai dari kejadian dilapangan basket hingga ia memutuskan untuk kabur dari rumahnya.

“kau kabur hanya karena akan dijodohkan?” tanya Sehun mengambil kesimpulan dari cerita Alice yang panjang dan lebar itu. “ne oppa” jawab Alice sambil mengangguk. “hm…tapi bagaiman kalau Kris dan Luhan mencarimu kemari?” tanya Sehun. Mengingat Kris dan Luhan mengetahui rumah Sehun dan teman-teman Alice lainnya. “ayolah oppa…hanya semalam saja kok. Tak apa ya, oppa? jebal~ hanya semalam saja kok, setelah itu aku akan pindah ke yang lain deh” Alice memohon.

“hm…bagaimana ya?” Sehun berpikir cepat. “kalau noona sampai tau, bagaimana ini?” gumam Sehun pelan agar Alice tidak bisa mendengarnya.

~

Krek~ Blam!

“aku pulang!” teriak Micha keras dari arah pintu masuk. “ne noona” sapa Sehun dari arah ruang tv. Ia berada di ruang tv bersama Alice. Menonton acara Music Bank dan saat ini Super Junior yang sedang tampil dengan Superman dan Mr Simple mereka.

“hua~ Suju!” teriak Micha dan langsung bergegas menuju ruang tv dan merebut remotenya dari tanga Sehun. “ya! Noona kembalikan remotenya! Aku mau ganti channel” ucap Sehun. “tidak boleh! Noona mau nonton sebentar. Sana mandi dasar bau” ujar Micha. “aish noona ini!” Sehun pun bangkit dari tempat duduknya dan pergi kekamarnya untuk merapikan diri.

“hehehe” Micha tertawa senang. “ah~ kau belum pulang?” tanya Micha kepada Alice yang saat ini berada dalam satu ruangan dengannya. “aku akan menginap malam ini, noona” jawab Alice.

“MWO!!!”

*

“Ya! Jelaskan pada noona mu ini, Sehun-ah” teriak Micha keras kepada dongsaengnya itu. Bahkan lagu Mr. Simple pun tidak dapat menenangkannya. “hanya semalam saja noona, masa tak boleh” jawab Sehun.

“hm…” Micha berpikir. “dia harus tidur dengan ku, tidak denganmu” ucap nya tak lama kemudian. “tentu saja! kenapa kau berpikiran bahwa ia akan tidur di kamarku? Aku juga tak akan mengijinkannya tidur dikamar ku! Dia akan tidur di kamar tamu kok” ucap Sehun panjang lebar. “ah~ untung kau berpikir seperti itu” ucap Micha. Di tangannya sudah terlihat sebuah pisau besar di sebelahnya.

“mau apa kau noona dengan pisau itu?” tanya Sehun penasaran. “ah tak apa, hanya iseng saja” ucap Micha santai sambil berjalan pergi untuk menaruh pisau itu. ‘menyeramkan’ bisik Alice dalam hatinya.

-TBC-

^^v

Kamsahamnida ^^

Advertisements

4 thoughts on “[Part 1] What is Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s