Reset [Oneshot]


Anneyong haseyo

ini adalah ff pertama saya dengan Ryeowook sebagai castnya

 

Hope You Like It

Happy Reading

 

Cast :

  • Kim Ryeowook
  • Lee HyunAe

If I can turn back time

I will choose you

To stay at my heart

 

Cue!

 

-Ryeowook Pov-

 

Aku berdiri di hadapan 2 orang yeoja yang sangat aku sayangi. Selama ini mereka menunggu jawaban pasti dariku, dan hari ini aku akan memberitaukan kepada mereka siapa yang akan kupilih. Mungkin salah satu dari mereka akan terluka, tapi ini adalah keputusan ku.

 

“jadi oppa siapa kau pilih?” tanya salah satu dari mereka.

 

“cepat katakan oppa” tanya yeoja satunya. seperti yang kuduga mereka sudah tak sabaran.

 

“jujur aku tak ingin membuat kalian…” “cepat katakan oppa!!!” “Yoona!”

 

“apa? oppa memilihku?” tanya Yoona, ya dia yeoja yang sering menemani ku saat berpergian dan ia juga sangat baik sekali terhadapku. dan yeoja yang disampingnya HyunAe. “well congratulation onnie” ucap HyunAe pada Yoona. “tunggu dulu itu…” “annyong oppa hope you will be happy forever”

 

HyunAe berjalan pergi begitu saja. “HyunAe-ya tunggu dulu” aku mengejarnya dari belakang. namun ia berlari menjauh dariku hingga ia sudah tak terlihat lagi diantara kerumunan banyak orang ditengah kota.

 

“oppa” panggil Yoona dari kejauhan yang ternyata mengikuti dari belakang. “untuk apa oppa mengejarnya? oppa memilihku kan?” tanya Yoona. “Yoona-ya” “kajja oppa”

 

Ia menarikku pergi jalan. sementara aku hanya menatap kearah dibelakangku, kearah dimana ia berlari meninggalkanku dengan Yoona.

 

*

 

-beberapa hari kemudian-

 

sejak saat itu, aku mulai berpacaran dengan Yoona. aku menjalaninya tanpa beban. menjelang hari ulang tahunku, aku mulai merindukan sosoknya. sosok yang sering sekali mengajakku untuk chatting, mengobrol, berjalan-jalan bahkan kami lebih sering bertemu dibandingkan aku dengan Yoona. sebenarnya aku mencintainya, seandainya saja waktu itu dapat terulang lagi, pasti aku akan memilihnya bukan Yoona.

 

-21 Juni-

 

hari ini adalah hari ulang tahunku, hari ini terasa berbeda. Yoona sibuk dengan kuliahnya dan sampai saat ini belum menghubungiku. apa ia lupa akan hari ulangtahunku?

 

aku duduk disebuah kursi di dalam sebuah cafe. didepanku kosong  tak ada siapapun yang menemaniku dihari ulangtahunku ini. semuanya sibuk. apa aku dapat dengan mudahnya dilupakan seperti ini? aku menyeruput cappucino ku ketika pelayan datang dan memberikanku sebuah kotak putih dan sebuah surat yang menempel ditutup kotak itu. saat pelayan itu pergi aku membuka kotak itu.

 

Happy Birthday Kim Ryeowook

 

sebuah kue ulangtahu dengan hiasan bunga berwarna merah berada didalam kotak dengan tulisan ‘happy birthday Kim Ryeowook’ diatasnya. dari siapa ya kue ini? aku membuka surat yang berada di atas kue tersebut dan membaca isinya.

 

To Ryeowook oppa

Anneyong haseyo oppa, senang bisa bertemu denganmu lagi setelah hari terakhir kita bertemu. bagaimana kabar oppa? semoga baik-baik saja.

 

bagaimana hubungan oppa dengan Yoona onnie? apakah begitu romantis ataukah menyenangkan bersamanya? pasti saat ini kau sedang jalan-jalan bersamanya ya? mian mungkin kiriman kue ini mengganggu kalian. aku harap kalian dapat abadi selamanya.

 

Saranghaeyo Oppa and Happy Birthday ^^

 

aku bangkit dari tempatku dan melihat sekelilingku kalau-kalau ia berada didalam cafe pada saat ini dan memperhatikanku. karena tak melihatnya, aku pun bertanya kepada pelayan yang mengantarkan kue tadi kepadaku. ia mengatakan “seorang namja yang mengantarnya kemari, ia mengatakan untuk memberi kotak tadi kepada anda. setelah itu ia pergi”. siapa namja yang mengantarkan kue ini? apa seorang kenalan HyunAe?

 

*

 

aku sedang jalan-jalan di mall hari ini. sendiri lagi. Yoona sibuk dengan kuliahnya sehingga tak memiliki waktu untukku, kami bersama. saat aku sedang melihat-lihat toko-toko yang berjajar di dalam mall, langkahku tiba-tiba terhenti melihat sesosok yeoja yang baru saja keluar dari sebuah toko kue yang baru saja tutup. yeoja itu berjalan tanpa menyadari bahwa aku sedang memperhatikannya. aku pun mengejarnya dan meraih tangannya.

 

“HyunAe-ya”

 

yeoja itu berbalik, ternyata memang HyunAe. ia terkejut saat melihatku menghampirinya, terlihat dari wajahnya pada saat itu. namun saat kucoba untuk menyentuhnya, ia tiba-tiba saja menghilang dari penglihatanku. kenapa? aku harap semua dapat terulang kembali.

 

I wish

There are only Me and You

In this story

*

 

Aku tersadar di sebuah kamar. seluruhnya berwarna putih. dimana ini?

 

“is this the end? or its just the beginning?”

 

terdengar suara seorang yeoja dari luar kamar. aku pun keluar dari kamar dan mencari sumber suara itu. ternyata sumber suara itu berasal dari arah ruang tamu. terlihat seorang yeoja menangis duduk di sebuah sofa. tunggu! sepertinya aku mengenali tempat ini dan suara tangisan ini.

“i know this will happen someday, we just friend and thats all”

yeoja itu mengambil jaketnya dan berjalan mendekati pintu. dan keluar dari pintu itu. suara itu… aku berlari menuju pintu dan keluar menuju halaman. saat masih berdiri didekat pintu yang terbuka, kulihat banyak orang berkerumunan tepat didepan rumah. apa yang terjadi?

 

Aku menembus kerumunan pada saat itu dan tak percaya dengan apa yang aku lihat pada saat itu. yeoja yang ku perhatikan dari tadi ternyata HyunAe dan saat ini ia sudah tak bernyawa di atas tanah. nafasku sesak tiba-tiba. rasanya seperti kehilangan semua oksigen disekitarku. apa ini yang terjadi setelah aku memilih Yoona? lalu yang mengirimkan kue waktu itu?

 

~

 

aku berada di dekat sebuah cafe. aku mengenali cafe ini karena aku sering pergi ke sini. aku melihat seorang namja membawa sebuah kotak dan masuk kedalam cafe itu. bukankah itu kotak yang berisi kue waktu itu? hari itu adalah hari ulang tahunku! namja itu keluar dari cafe dan berjalan menuju perempatan jalan. karena rasa penasaran, aku pun mengikuti namja yang mengantar kotak tadi menuju arah tujuannya.

 

aku mengikutinya menuju kesebuah daerah pemakaman. ia membeli sebuah bunga di sebuah toko bunga didekat pemakaman. bunga matahari, bunga yang sama dengan bunga kesukaan HyunAe.

 

namja itu berjalan dan menghampiri sebuah makam. Didepannya terdapat sebuah foto, dan ternyata foto itu tak lain dan tak bukan adalah foto HyunAe. apa ini semuanya hanya mimpi? HyunAe sudah meninggal!?

 

“saeng, bagaimana kabarmu disana? Semoga kau bahagia disana. sesuai keinginanmu, aku telah mengirimkan kue ulangtahun untuk namja bernama Ryeowook itu. aku harap kau sudah bisa tenang karena keinginanmu sudah ku penuhi”

 

Namja itu pun bangkit dan berjalan pergi meninggalkan makam HyunAe. ternyata Lee Sungmin, oppanya HyunAe. kenapa HyunAe bisa jadi seperti ini? apa yang terjadi?

 

“oppa”

 

Sebuah suara terdengar dari belakang ku, aku berbalik dan melihat HyunAe tengah berdiri dibelakangku.

 

“HyunAe-ya sebenarnya apa yang terjadi? kenapa kau…”

“aku telah pergi untuk selamanya oppa. Setelah hari terakhir kita bertemu, aku jatuh sakit dan meninggal setelah menjalani operasi. Aku harap kau bahagia tanpa ku oppa”

 

“HyuAe-ya” aku berlari berniat menariknya kedalam pelukan. Namun perlahan ia malah menghilang dari hadapanku.

 

“saranghae”

 

“HyunAe-ya”

 

Ia menghilang begitu saja dari hadapanku. Aku terjatuh berlutut melihatnya menghilang dari hadapanku begitu saja. Tanpa sadar aku meneteskan airmataku. Sedikit lama-lama menjadi sebuah sungai kecil. Sesak itu yang dadaku rasakan saat ini.

 

I wish I can reset all that already done

So I can repair all the things that I’ve done wrong

~*~*~*~*~*

 

Aku berdiri dihadapan 2 orang yeoja yang sangat aku sayangi. Selama ini mereka menunggu jawaban pasti dariku, dan hari ini aku akan memberitaukan kepada mereka siapa yang akan kupilih. Mungkin salah satu dari mereka akan terluka, tapi ini adalah keputusan ku.

 

“jadi oppa siapa kau pilih?” tanya salah satu dari mereka.

 

“cepat katakan oppa” tanya yeoja satunya. seperti yang kuduga mereka sudah tak sabaran.

 

“jujur aku tak ingin membuat kalian…” “cepat katakan oppa!!!” “HyunAe-ya”

 

“oppa memilihku?” tanya HyunAe terkejut tak percaya. Aku menjawabnya dengan anggukkan. Langsung menarik tangannya, sehingga membuatnya jatuh kedalam pelukanku. Aku merasakan tubuhnya terlonjak kaget saat ku memeluknya. Aku pun membisikkan beberapa rayuan di telinganya dan membuatnya tersenyum bahagia.

 

I’ve made my choice

And I’ll never regret it

Because you the only one for my heart

 

*

 

Aku berada didepan pelaminan menunggu yeoja yang akan segera menjadi istriku kelak disini. Semua tamu telah duduk menunggu kedatangannya. Aku dengan setelan jas serba putih, berdiri tegak menunggu kedatangannya.

 

Pintu gereja terbuka, terlihat seorang yeoja masuk perlahan dengan baju pengantinnya. Nomu yeppo. Aku hanya bisa tertahan menelan airludahku saat melihat ia datang dengan gaun pengantin. Semua tamu berdiri menyambut kedatangannya. Semua orang terlihat takjub saat melihatnya berjalan menuju altar yang akan menyatukan kami.

 

Ia kini berdiri disebelahku, ia melingkarkan tangannya ditanganku. Aku menggenggam tangannya. Kami melihat lurus kearah depan. Bersama-sama mengikat janji suci. Satu, untuk selamanya.

 

Saranghae HyunAe-nie

 

-Fin-

 

sekian

 

Kamsahamnida ^^

Advertisements

4 thoughts on “Reset [Oneshot]

  1. *glup*
    aku sedikit bingung eonn..
    Pas awal2 itu Ryeowook mimpi yah kalo HyunAe nya meninggal??
    Bingung eonn..
    Tapi ide critanya keren..
    sedih waktu ngedenger HyunAe nya meninggal..huweee 😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s