Memory of You -Part 3-


Anneyong Haseyo ^^
saya datang bawa cerita lagi *ga ada yang nanya*

ada yang nonton Dream Concert?
author ga puas nontonnya nih hehehe
Pengen liat Minho lebih lama soalnya kalau bisa di culik sekalian *dihajar Flamers*

Happy Reading ^^

Memory of You

Cast :
 Choi Minho
 Lee HyunAe

 

Note : all is Minho Pov

Our memory together will be always with us
However we try to forgot it
It can’t be forget easily

*

“kalau oppa mau tak mau membantuku juga tak apa” katanya sambil mengambil sebuah buku dari tumpukan yang pertama.
“siapa bilang aku tak ingin membantumu” aku pun mengambil buku dari tumpukan lainnya dan mulai membaca isinya perlahan.

Waktu berjalan begitu cepat, tanpa sadar aku tertidur saat membaca buku tentang seni itu. Entah sudah berapa buku yang ku baca. Aku melihat kesamping ku namun tak melihat HyunAe. “kemana dia?” gumam ku sambil melihat kesekelilingku namun tak menemukannya.

“oppa” panggilnya sambil menepuk pundakku sambil memberikan ku sebuah kotak makan.
“dari mana kau? Apa ini?” tanyaku.
“aku tadi abis di panggil, Heechul-ssi, ketua klub dance” jawabnya. “ini bekal untuk oppa, aku sengaja bawa lebih tadi, makan saja” tambahnya lagi.
“oh…gomawo” kata ku lalu membuka kotak makan yang diberikan HyunAe dan memakan isinya. Ada telur dadar, potongan kimchi dan nasi didalamnya. Sederhana memang namun cukup untuk mengenyangkan perut yang lapar, bukan.

“kau sudah makan?” tanya ku kepada HyunAe yang sedang menulis laporannya.
“sudah tadi, oppa tenang saja, makanlah” jawab HyunAe sambil melanjutkan membuat laporannya. Aku pun langsung memakan bekal yang diberikan HyunAe kepadaku tadi dan menghabiskan isinya dalam sekejap. Maklum karena sudah lapar tentunya.

“gomawo HyunAe-ya untuk makanannya” kataku sambil mengembalikan kotak makannya.
“cheonmaneyo oppa” ia pun tersenyum dan mengambil kotak makannya dan memasukkannya kedalam tas.
“apa laporanmu sudah selesai, HyunAe-ya?” tanyaku sambil melihat buku yang ia bawa di tangannya itu.
“sudah oppa, kamsahamnida oppa, berkat bantuan oppa tugasku jadi lebih cepat selesai” katanya sambil tersenyum manis.
“cheonmaneyo HyunAe-ya” balasku sambil tersenyum pula.
“aku pulang dulu ya, annyong” kata HyunAe lalu berlalu pergi. “HyunAe-ya” panggil ku sebelum ia pergi jauh.
“ne?”
“maukah kau…nghhh” kata ku terbata-bata. Aigoo…aku gugup sekali saat ini ><

*

Sudah beberapa hari ini aku mencoba untuk menghubungi HyunAe beberapa kali. Untuk meminta maaf karena aku terancam batal sehingga tak dapat menepati janji untuk mengajaknya ke pesta dansa, namun aku tak melihatnya berada di kampus dan di fakultasnya. Aku juga bertanya pada Krystal namun Krystal juga sudah lama tak bertemu dengan HyunAe. Aku tak memiliki no hp nya, sehingga aku tak bisa menelponnya. Sebenarnya ia kemana sih?

*

Hari ini tanggal 10, hari pertandingan sepak bola yang aku tunggu dan juga hari dimana persta dansa di selenggarakan. Pertandingan yang dimulai sore hari dan perta dansa yang dimulai pada waktu yang sama pula. Aku tak bisa mundur dari pertandingan jadi aku terpaksa memilih mengikuto pertandingan daripada pesta dansa dengan HyunAe.

“baiklah semuanya” teriak Lee songsaengnim saat kami semua berkumpul di ruang ganti. “pertandingan 1 akan berlangsung selama 60 menit. Lalu sebelum sesi ke 2, akan ada pertandingan modern dance, jadi kalian dapat istirahat dulu baru sesi ke 2 dimulai” kata Lee songsaengnim. “niga arasso?” tanyanya.

“ne” jawab kami semua serentak. Jujur aku takut tak bisa berkonsentrasi pada pertandingan ini karena aku memikirkan perasaan HyunAe yang kecewa padaku. Aku telah melukai hatinya. Padahal aku yang mengajaknya, tapi aku sendiri tak bisa datang. Harusnya sebagai seorang namja kan harus dapat menepati janji nya kepada seorang yeoja. Namja macam apa aku ini.

“ayo semua nya bersiap” teriak Lee songsaengnim menyuruh kami untuk bersiap keluar ke lapangan karena pertandingan akan segera dimulai. Kami pun langsung bersiap dan tak lama kemudian pertandingan dimulai. Mian na hamnida, HyunAe-ya.

Pertandingan pertama pun akhirnya dimulai, aku berada di posisi penyerang kali ini, biasanya aku hanya posisi jaga di belakang. Sebenarnya ini kesempatan bagus untuk menunjukkan kemampuan ku, tapi aku tak bisa. Karena terdapat beban yaitu rasa bersalah kepada HyunAe yang begitu besar.

60 menit telah berlalu dan kini waktu istirahat tiba. Aku berlari keluar dari lapangan. Lee songsaengnim menghampiriku dan mengajakku berbicara 4 mata dengannya.

“waeyo Minho? No gwenchana? Permainan mu lain dari biasanya” kata Lee songsaengnim.
“mianhe na songsaengnim. Aku sedikit lengah tadi” jawab ku asal.

“KINI PENAMPILAN DANCE DARI HANYANG UNIVERSITY” *nama berasal dari ide author*

“hei Minho-ya” panggil Donghae, teman satu tim ku.
“waeyo, Donghae-ya?” tanya ku heran.
“kita lihat dance dari universitas kita yuk, ada nae yeojachingu loh” jawab Donghae bersemangat. “kajja” ia pun menarik tangan ku dan mengajakku untuk menonton modern dance dari univ kami.

Shy shy shy boy
Oh oh oh my boy

Aku yang di paksa Donghae untuk nonton MD dari univ kita akhirnya nonton juga dengannya.

“Ya! Chagiya!” teriak Donghae kearah, Harin, yeojachingu nya, Leader dari MD di univ.
“Ya! Donghae-ya! Memalukan tau” kata ku kesal mendengar teriakannya. Aku pun kembali memperhatikan ke arah tengah lapangan dan menyadari sesuatu yang mengejutkan.

“Donghae-ya. Siapa yeoja itu?” tanya ku sambil menunjuk sesosok yeoja anggota MD.
“itu? Entahlah Minho-ya, aku tak kenal” jawab Donghae. Yeoja itu mirip dengan sosok HyunAe. Tapi HyunAe kan harus nya tak ada disini.

Yeoja itu melihat kearah ku sekilas. Ia pun tersenyum kearah ku. Senyuman hangat yang rasanya tak asing bagiku.
“Minho-ya” panggil Donghae sambil mendorong tubuh ku kuat dan membuatku hampir terjatuh dari tempatku duduk.
“Ya! Donghae-ya!” teriakku kesal.
“kenapa Minho-ya? Terpana dengan sosok yeoja itu, eh?” ledek Donghae.
“apa sih Donghae-ya” kata ku sambil menyenggolnya.
“ah! Mukamu merah” ledek Donghae sambil tertawa dan menunjuk kearah mukaku.
“aniyo” jawab ku sambil memegang pipiku.
“ah, geotjimal” kata Donghae tak percaya.
“YA! KALIAN BERDUA!” teriak pelatih Lee dari kananku. “ayo bersiap” tambahnya lagi.
“ne” kata kami berdua berbarengan dan langsung menyusul Lee songsaengnim menuju ruang ganti untuk bersiap untuk pertandingan berikutnya.

-TBC-

apa itu benar-benar HyunAe ya?
tunggu part berikutnya

Kamsahamnida ^^

Advertisements

One thought on “Memory of You -Part 3-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s