Sleeping Beauty -Part 2-


Yeorobeun!!!

akhirnya setelah bertapa bareng Kibum oppa selama beberapa hari *dikejar elf karena nyulik Kibum*
ff ini akhirnya bisa selesai juga *yay*

last part

Happy Reading ^^

MY SLEEPING BEAUTY

Cast :
 Kim KiBum
 Kwon Haerin

 

*

Hari ini adalah hari ulang tahun Haerin. Karena orangtuanya sedang pergi keluar kota, jadi Haerin terpaksa menghabiskan hari ultahnya itu sendirian saja. Haerin yang masih tak ingin menemui Kibum akhirnya menelponnya dan mengajaknya bertemu di rumahnya. Kibum dengan senang hati menerima ajakan Haerin untuk bertemu.

Haerin menunggu kedatangan Kibum sambil menonton tv.

Ting Tong

Suara bel pintu berbunyi, kemarin sebelum appa nya pergi, ia sudah memperbaiki bel pintu itu sehingga sekarang sudah tak apa.

Haerin membuka pintu depan dan mendapati sesosok yeoja yang ia temui waktu itu berdiri dihadapannya lagi.

“dangsin eun nugu ibnikka? *kamu siapa?*” tanya Haerin dengan penuh ketakutan. Tiba-tiba keadaan sekitar nya berubah, rumahnya tiba-tiba menjadi sebuah istana dan dengan seketika ia sudah berada di sebuah ruangan gelap.

“dimana ini?” tanya Haerin kebingungan.

“appa, umma, Kibum-ssi” panggil Haerin tapi tak ada satu jawaban yang membalas panggilannya. Haerin pun mulai ketakutan.

*

Kibum sedang berjalan menuju rumah Haerin yang tak jauh dari rumahnya. Hanya berjarak beberapa blok dari rumahnya. Saat ia sedang berjalan tiba-tiba ia merasa keanehan dalam dirinya dan juga sekitarnya.

Pohon-pohon tinggi menjulang tinggi disekeliling Kibum. Ia sedang berada disebuah hutan saat ini.

“dimana ini? Kenapa aku bisa ada disini?” tanya Kibum pada dirinya sendiri. “perasaanku mulaii tak enak” gumam Kibum lalu langsung menelusuri hutan itu sambil mencari cara keluar untuk menemui Haerin segera.

*

Keadaan ruangan itu mulai menerang perlahan. Terlihatlah sesosok halmoni *nenek* sedang memintal benang dengan alat nya yang sudah agak kuno.

“halmoni” panggil Haerin sambil berjalan mendekati halmoni itu.

“oh…anneyong haseyo agashi” sapa halmoni itu sambil sibuk memasukkan benang kedalam jarum.

“neo mwohaneungeoya ? *apa yang sedang kau lakukan?* ” tanya Haerin penasaran.

“aku sedang memintal benang, tapi tiba-tiba saja jarumnya terlepas dari benangnya. Mau kah kau membantuku, agashi?” tanya halmoni itu. Haerin pun mengangguk dan langsung menerima jarum dan ujung benang itu.

Haerin pun memasukkan benang kedalam jarum itu secara perlahan. Dan tiba-tiba saja secara tak sengaja jari telunjuknya tertusuk jarum itu. Sesaat setelah Haerin melihat luka dijarinya itu, ia pun jatuh tak sadarkan diri.

“HAHAHAHAHA”

Halmoni itu tertawa bahagia melihat Haerin jatuh seperti itu. Halmoni itu berubah menjadi seorang yeoja bermata merah bagaikan darah dan tersenyum melihat Haerin yang jatuh pingsan.

You can’t run from destiny princess

*

Kibum berlari ditengah hutan tanpa tau arah dan tujuan hingga ia sampai di sebuah kastil yang dikelilingi oleh tanaman berduri disekelilingnya.

“Kibum oppa”

Terdengar suara lembut memanggil nya dari dalam kastil. Suara yang tak asing baginya. Suara lembut Haerin.

“Haerin-ah” teriak Kibum sekencang-kencangnya. “tunggu aku” teriaknya lagi.

“tak akan ku biarkan kau berhasil, prince” kata sesosok yeoja yang tiba-tiba muncul dihadapannya.

“prince?” gumam Kibum bingung.

Yeoja itu langsung menyerang Kibum dengan kekuatan sihirnya, Kibum dengan cepat langsung menghindar.

“dangsin eun nugu ibnikka?” tanya Kibum kepada yeoja itu.

“Belle” jawab yeoja itu datar.

“Belle?” Kibum mengulang namanya sekalilagi. “kenapa kau melakukan hal ini kepada kami?” tanya Kibum.


“destiny from the past”

*

-Flashback On-

Haerin saat ini berulang tahun yang pertama. Tentu saja moment ini sangat berarti bagi keluarga Kwon, mengingat Haerin adalah anak tunggal dari keluarga Kwon.

Semua sanak saudara hadir dalam pesta yang meriah itu. Diakhir acara, semua para undangan mengucapkan harapan untuk sang bayi tersebut. Pada saat acara hampir ditutup, seorang ahjumma datang dengan penuh amarah.

“YA! KENAPA TAK ADA YANG MENGUNDANGKU, HAH?” tanyanya.

“Belle-ssi” ucap ommanya Haerin. “aku sudah menghubungimu tapi tak ada jawaban jadi aku tak dapat menghubungimu” jawab ommanya Haerin.

“TAPI TETAP SAJA” ucap Belle kesal.

Belle pun melihat Haerin yang masih bayi itu dengan tatapan polosnya. “nomu yeppo” ucapnya kepada Haerin kecil. “tapi sayang ia akan kehilangan nyawanya pada saat 17 tahun” tambahnya lagi.

“apa maksudmu?” tanya appanya Haerin.

“nikmatilah sisa 16 tahun kedepan bersama putri mu ini sebelum ia menghilang dari hadapan kalian” jawab Belle dengan liciknya.

“seenaknya saja kau berkata seperti itu, Belle” bentak appanya Haerin.

“aku sudah memperingatkan mu, ingat kata-kataku baik-baik tuan Kwon” ucap Belle lalu berlalu pergi.

“aku takut yeobo” kata nyonya Kwon kepada nampyeonnya itu. Belle adalah kerabat jauh nyonya Kwon yang dikenal dengan tebakan nya yang selalu jitu dan tak pernah meleset. Dan perkataannya yang kali ini, benar-benar membuat nyonya Kwon ketakutan.

“sudahlah yeobo, tenang saja” kata tuan Kwon menenangkan anaenya itu.

Sejak saat itu, Belle sudah tak pernah terdengar lagi kabarnya. Ada yang menyatakan ia meninggal dalam kecelakaan, ada juga yang mengatakan ia dibunuh orang. Tak ada yang tau dan pernah bertemu dengannya lagi sejak saat itu.

-Flashback Off-

*

“apa yang kau ingingkan dari kami, Belle?” tanya Kibum.

“menghilang dari dunia ini” jawab Belle tanpa perasaan dan nada datar.

“Mwo!”

Dengan cepat Belle langsung menyerang Kibum dengan sihirnya itu. Kibum pun mengindar dengan cepatnya.

“bagaimana ini? Bagaimann caranya agar aku bisa menang darinya?” pikir Kibum.

“gunakan ini” teriak seseorang dari arah belakang. Kibum pun menoleh dan mendapati sesosok namja berpakaian ala bangsawan sambil melempar pedang kearah Kibum. Kibum pun menerima pedang itu.

“gunakan pedang itu uuntuk mengalahkannya” kata namja itu lagi.

“gomawo. Tapi siapa kau?” tanya Kibum.

“seseorang dari masa lalu” jawab namja itu. “sudah sana cepat selamatkan yeoja mu sebelum semuanya terlambat” tambah namja itu.

“terlambat?” tanya Kibum heran.

“ia akan terkena jarum kutukan. Ia akan tertidur bila tertusuk jarum itu. Bila kau tak dapat menyelamatkannya tepat pada waktunya, ia akan menghilang untuk selamanya” jawab namja itu.

“MWO!” ujar Kibum kaget.

“sudah sana pergilah. Semoga berhasil” kata namja itu lalu menghilang secara tiba-tiba.

*

Kibum kini siap menghadapi Belle dengan pedang yang ia dapatkan dari namja misterius yang ia temui tadi.

“seperti nya kau sudah siap untuk mati, prince” kata Belle sambil seraya tertawa.

“sepertinya kata-kata itu lebih cocok untukmu, Belle” balas Kibum. Dengan kecepatan tinggi, Kibum langsung berlari kearah Belle untuk menyerang Belle. Semua serangan Belle dihindarinya begitu saja dengan mudah. Saat posisinya sudah dekat dengan Belle, Kibum langsung menebas pedangnya kearah Belle. Sehingga hanya dalam satu sabetan saja, Belle langsung menghilang dari tempat itu

“akhirnya”gumam Kibum. Setelah Belle menghilang, tanaman berduri yang mengelilingi kastil itu juga mulai lenyap sehingga terbukalah jalan menuju kastil.

“Haerin tunggulah aku” ucap Kibum sambil berlari kedalam kastil.

*

Di sebuah kamar yang dihiasi dengan bunga mawar merah, tertidurlah seorang yeoja dengan gaun putih dengan lelapnya.

Masuklah sesosok namja datang menghampiri yeoja itu sambil terduduk disamping ranjang.

“Haerin-ah” ucap namja itu lalu mengecup bibir yeoja itu dengan lembut. Seketika setelah ia mencium yeoja itu, yeoja itu perlahan membuka matanya menatap namja yang berada disampingnya .

“Kibum-ssi” panggil Haerin yang baru saja tersadar dari mimpi tanpa batas itu.

“Haerin-ah” panggil Kibum. Ia pun sontak terkejut karena Haerin tiba-tiba saja memeluknya.

“oppa aku takut” kata Haerin disela tangisnya itu. “tenang saja Haerin-nie aku ada disini” kata Kibum sambil balas memeluknya.

*

“akhirnya kau memanggilku oppa juga” kata Kibum sambil memakan kue tart yang disediakan Haerin di rumah Haerin.

“memangnya kau tak suka ku panggil oppa?” tanya Haerin.

“aniyo, aku suka kok” jawab Kibum sambil sembunyi-sembunyi malu memakan kue ultah Haerin.

“Saengil Chukkahamnida Haerin”

———————————–Fin———————————–

Advertisements

2 thoughts on “Sleeping Beauty -Part 2-

  1. Naui prince… *meleleh liat senyum kibum
    Haerin itu… aku?
    Tp nmaku Harin, Na.

    Nana, mau lagiii, sm Kyu oppa, sm Wonnie jg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s