Last Gift -Part 3-


Anneyong Haseyo ^^
udah lama nih ga ketemu *padahal baru bbrp hari >__<

karena author nyerah ya sudah lah
*maaf kalo sebelumnya salah ngepost*

Happy Reading ^^

Last Gift

Genre : Romance, Sad

Main Cast :
 Onew or Lee Jinki
 Park Micha

Other cast :
 All SHINee member

 

*

-Onew Pov-

Aku dan Kibum mengikuti kemanapun dan namja yang bersamanya itu kemanapun mereka pergi. Ke restaurant, ke mall hingga ke Lotte world sekalipun aku ikuti. Hanya dengan berbekal penyamaran yang minim yaitu sebuah syal, kacamata hitam dan topi yang sehari-hari aku gunakan saja. Ya semoga saja ia tak menyadari keberadaanku disini.

Entah mengapa mereka terlihat romantis berdua. Makan satu eskrim berdua, main suap-suapan saat di restaurant, main di Lotte park dengan perasaan bahagia. OMO apa ia ingin membuat ku cemburu seperti ini?

“Ya! Hyung cepat lah sedikit! Mereka sudah jauh didepan tuh” panggil Key san kemudian menarik lengan bajuku dan membawaku pergi untuk kembali mengikuti Micha.

*

“coba lihat itu” kata Key sambil mengedarkan pandangannya itu kearah sungai Hangang di malam hari. Aku pun melihat arah yang ia tuju. Mereka pergi kesini? Apa mereka sedang berpacaran? Kenapa harus dibawa ke tempat seromantis ini!

“kapan kembang apinya mulai ya, yeobo?”

“sebentar lagi nae sarang”

Kami tak sengaja mendengar pembicaraan salah satu pasangan di Yeouido Park itu. Kembang api? Apa ada lagi yang bisa membuat jantung ku berhenti selain melihat Micha bermesraan dengan namja lain.

DUAR!

Terdengar suara kembang api dari arah langit. Ternyata pesta malam kembang api sudah dimulai. Meskipun Key terpana melihat kembang api yang begitu indah malam itu, tapi aku tak melepaskan pandangan ku dari Micha yang duduk bermesraan dengan namja yang sedari tadi bersamanya itu di bangku taman. Micha kelihatan sangat bahagia ketika bersamanya dibanding denganku seperti biasanya.

Deg

Entah mengapa saat ini hatiku sangat sakit sekali melihat mereka berdekatan seperti itu. Harusnya, aku senang saat melihatnya bahagia seperti itu. Meskipun aku tak bisa memilikinya, aku senang bila melihatnya senang.

“kajja, kita pulang Key-ah” kata ku kepada Key yang keasyikan melihat kembang api daritadi.

“nanti saja hyung aku masih mau lihat kembang api” rengek Key saat aku memaksanya untuk ikut pulang.

“ayo” karena aku sedang tak bisa mengotrol diriku saat ini, aku menarik lengan bajunya dan menyeretnya pergi.

*

-Author Pov-

Onew terdiam seharian dikelas. Bagaimana tidak, ia melihat yeoja yang ia sukai jalan dengan namja lain. Apalagi mereka terlihat akrab seperti sepasang kekasih.

“hah” Onew menghela napas pelan.

“oppa waeyo?” tanya Micha yang menyadarinya.

“ani gwenchana” jawab Onew lemas. “oh iya kemarin malam minggu kemana?” tanya Onew lemas.

“oh aku pergi belanja, waeyo?”

“sendiri?”

“ani, kenapa tiba-tiba kau bertanya seperti itu Onew-ssi?” tanya Micha yang mulai curiga.

“ani, hanya ingin tau saja kok” jawab Onew santai.

*

-Micha Pov-

Kenapa ia tiba-tiba mencurigai aku seperti ini? Apa ia takut aku jalan dengan namja lain makanya ia bertanya seperti itu? Ah entahlah aku pusing memikirkannya.

*

Aku menemui Key oppa hari ini untuk menanyakan sesuatu kepadanya.

“Key oppa” panggil ku padanya saat ia sedang duduk sendiri di bangku taman.

“ah, Micha-ya. Ayo duduk” katanya sambil mempersilakan ku duduk disebelahnya.

“gomawo oppa” aku pun duduk disebelahnya.

“ada apa mencariku?” tanya Key yang langsung bertanya kepada pokok permasalahan. Kenapa sih dia itu orangnya selalu ingin cepat tau.

“apa kemarin oppa mengikutiku pada saat malam minggu waktu itu?” tanyaku langsung.

*

-Key Pov-

“apa kemarin oppa mengikutiku pada saat malam minggu waktu itu?” tanya Micha langsung. Apa yang harus kukatakan padanya? Apa harus ku jujur? Tapi nanti Onew bisa ngamuk dan mengambil jatah bakpau ku. Bagaimana ini?

“apa maksudmu, Micha?” tanyaku dengan terbata-bata.

“sudah jangan tutupi lagi oppa, penyamaran mu itu buruk tau” ejek Micha.

“jinjja?” tanyaku balik.

“bagaimana tidak kalian itu mengikuti ku hanya dengan menggunakan syal kacamata serta topi yang sering kalian gunakan. Tentu saja aku menyadari kehadiran kalian” jelas nya sambil seraya tertawa.

“ternyata kau memperhatikan juga ya” aku ikut tertawa mendengarnya. “kalau boleh tau siapa yang menemanimu jalan itu, Micha-ya?” tanyaku penasaran.

“oh itu, sepupuku, Leeteuk oppa, kemarin ia datang berkunjung dan mengajakku jalan serta makan diluar” jelasnya.

“jadi bukan pacar atau suamimu?” tanyaku selidik.

“YA! SUAMIKU NANTI ADALAH ONEW OPPA TAU” teriaknya sehingga membuat ku syok tak percaya.

“suamimu?” tanyaku menggodanya sehingga membuat pipinya merah padam

*

-Micha Pov-

“YA! SUAMIKU NANTI ADALAH ONEW OPPA TAU” teriakku tiba-tiba sehingga membuat Key oppa yang berada di hadapanku syok tak percaya dengan apa yang ku ucapkan barusan. OMO eottokke?

“suamimu?” tanyanya menggoda sehingga tanpa disadari membuat mukaku merah pada seketika.

“YA! Aishh” kataku lalu beranjak pergi meninggalkan Key oppa sambil memalingkan wajahku darinya. Semoga saja ia tak menatap wajahku ini >_<

*

-Author Pov-

“Ya! Kenapa kau ajakku ketempat yang seperti ini, Key-ah?” tanya Onew saat ia dan Key sampai di sebuah restaurant di Apgujeong-do.

“sudah ikuti aku saja hyung” mata Onew mengedarkan pandangannya kesekelilingnya dan langsung menghampiri seorang yeoja yang ia kenal sedang duduk sendiri.

“Micha-ya?” panggil Onew memastikan bahwa penglihatannya tak salah bahwa yeoja yang lihat adalah Micha.

“Oh!” Micha sontak terkejut mendengar suara Onew sehingga membuat buku yang sedang ia baca terjatuh. Ia pun segera menunduk untuk mengambil bukunya kembali.

Duk

“ouch” kata Onew dan Micha berbarengan saat kepala mereka saling berbenturan satu sama lain. Onew yang mengambil buku itu pertama kali, langsung beranjak berdiri dan membatu Micha berdiri.

“gomawo” kata Micha sambil menunduk setelah dibantu Onew berdiri. “ini buku mu” kata Onew sambil memberikan buku milik Micha. “gomawo” kata Micha lagi.

“loh Key mana ya?” Onew bingung karena tak melihat Key dimana-mana.

“agashi, ini pesanan anda” kata seorang pelayan yang datang sambil membawa 1 piring penuh ayam goreng, Onew yang langsung menyadari ada wangi ayam didekatnya langsung melihat kearah piring dengan ayam itu.

“apa kau suka ayam?” tanya Micha sambil duduk di kursinya itu.

“ne, sangat suka. Kau?” tanya Onew balik kepada Micha. “ne, aku juga sangat suka makan ayam” jawab Micha. “mau makan bersamaku?” ajak Micha kepada Onew untuk makan bersama.

“gwenchana?” tanya Onew yang ragu. “gwenchana” jawab Micha sambil tersenyum kecil.

“baiklah” kata Onew yang mengambil kursi tepat berhadapan dengan Micha. “selamat makan!” kata Onew dan Micha berbarengan.

-Key Pov-

“rencanaku berhasil juga” aku lega setelah akhirnya aku memancing mereka untuk ketemuan direstauran itu. Ya itu semua rencanaku untuk mempertemukan mereka seperti ini. Sebenarnya semenjak HyunAe keceplosan mengatakan Onew suaminya aku berusaha mempersatukan mereka berdua. Karena ternyata mereka saling suka satu sama lain. Aku senang karena Onew akhirnya punya yeojachingu juga.

Drrrrrrrt

Hpku tiba-tiba bergetar. Memang sengaja aku tak mengaktifkan ringtone hp ku karena kadang terlalu berisik.

ternyata ada telepon dari Onew. Langsung saja ku angkat telponnya.

“YA! Key-ah dimana kau?” tanya Onew dari seberang.

“aku ada dijalan menuju rumah, waeyo?” tanya ku balik.

“YA! Kenapa kau tinggalkan aku sendiri disini. Kau kan yang mengajakku kesini!” teriak Onew kesal sampai-sampai aku hampir saja menjatuhukan hpku. Dasar babo!

“mian tapi aku ada keperluan lain. Ya sudah. Annyong” aku pun langsung menutup telponnya dengan segera sebelum ia menceramahi aku habis-habisan. Saat ini aku sedang tak ingin merusak suasana saja makanya langsung ku tutup saja telpon nya.

Have Fun Hyung ^^

*

-Onew Pov-

“YA! YA! HAISH…” Key langsung menutup teleponnya padahal aku masih ingin berbicara lagi dengannya. Apa sih maunya melakukan semua ini?

“waeyo oppa?” tanya Micha disebelahku. Kami sedang jalan-jalan di Apgujeong-do sehabis makan bersama.

“aniyo, gwenchana” entah mengapa aku tak bisa menunjukkan rasa marahku didepannya. Padahal sebenarnya aku masih kesal dengan Key yang seenaknya begitu padaku.

“kajja” kataku padanya sambil menggandeng tangannya. Aku tau mungkin ia terkejut saat aku gandeng tangannya. Tapi ini salah satu yang kuinginkan darinya. Menggandeng tangannya untuk selamanya.

—————————–TBC———————————-

ok sampai sini dulu

Annyong

Kamsahamnida

Advertisements

One thought on “Last Gift -Part 3-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s