Last Gift -Part 1-


Anneyong Yeorobeun !!!!!

Saya baru pulang bertapa dari atas monas *author sarap*
mungkin ff berikut ini agak membuat bingung yang membuatnya saja bingung *gimana sih*
ya sudah semoga anda suka

Happy Reading ^^

Last Gift

Genre : Romance, Sad

Main Cast :
 Onew or Lee Jinki
 Park Micha

Other cast :
 All SHINee member

I’ll give you the best of me so stay with me
Don’t leave me alone
Nae saranghae

 

*
Kring…….

Suara alarm dikamar Jinki yang berbunyi keras bagai terompet tentara itu telah membuatnya terbangun di pagi hari. Lee Jinki atau yang biasa dikenal dengan Onew memulai hari pertama nya sebagai seorang mahasiswa hari ini.

Ia mematikan alarmnya itu dan melihat jam berapa sekarang.

“CELAKA JAM 9!!!” teriaknya dan langsung berlari kekamar mandi untuk bersiap-siap pergi memulai harinya itu.

*

“pagi umma, appa” sapanya dipagi yang membuatnya terburu-buru itu.

“pagi Jinki” sapa umma nya yang masih sibuk didapur itu. “jam berapa kelasmu hari ini, Jinki?” tanya appa nya sambil membaca koran.

“jam 10 appa, umma aku jalan dulu ya” katanya sambil terburu-buru.

“tak sarapan dulu?” tanya ummanya. “tidak umma, aku sudah janji sama Kibum untuk bertemu didepan univ” kata Onew. “kalau begitu bawa bekal yang ada di atas meja ya” kata umma nya.
“ne” kata Onew sambil mengambil kotak makan di atas meja makan dan memasukkan nya ke dalam tasnya dan langsung melesat menuju pintu.

“umma , appa annyong” teriak nya dari arah pintu dan langsung menghilang dengan cepatnya.

“dihari pertama saja sudah begitu” kata appa Jinki sambil melipat korannya. “sudahlah biarkan saja yeobo” jawab umma yang masih sibuk didapur.

*

Onew berlari sekencang-kencangnya menuju univ nya itu, setelah ia turun di halte bis terdekat yang dekat dengan univ nya. Ia berlari secepat mungkin. Sampai akhirnya tanpa sengaja ia menabrak seorang yeoja yang membawa setumpuk ditangannya itu. Sehingga membuat tumpukan buku itu jatuh berserakan di atas tanah.

“mianhamnida” kata Onew pada yeoja itu sambil membantunya memunguti buku yang berserakan ditanah itu dan mengumpulkannya satu persatu.

“gwenchanayo” kata yeoja itu disela mereka mengumpulkan buku-buku yang berserakan di atas tanah.

Deg

Tangan mereka berdua saling bersentuhan saat mengambil buku yang terakhir itu. Tangan Onew berada diatas tangan yeoja itu. Suasana jadi terasa aneh saat itu juga.

Ring Ding Dong
Ring Ding Dong

Suara bel univ pun berbunyi. Suasana jadi kembali normal. Onew dengan sigap langsung menarik buku itu dan beranjak berdiri.

“ini kertas mu” kata Onew sambil memberikan kertas terakhir kepada yeoja itu. Yeoja itu lekas berdiri. Dan menerima kertas itu.

“oh, gomawo” kata yeoja itu sambil tersenyum.

“mian aku permisi dulu. Aku ada kelas. Permisi” kata Onew dan langsung pergi masuk kedalam univ. yeoja itu pun menganguk pelan dan berjalan pergi. Tapi langkahnya terhenti, saat ia secara tak sengaja menginjak sebuah gelang yang begitu indah. Gelang itu berwarna putih transparan dengan tanda bintang yang menggantung.

“apa ini punya namja tadi ya?” tanya yeoja itu sambil memperhatikan gelang itu lekat-lekat.

“nanti akan ku kembalikan gelang ini padanya” gumam yeoja itu lalu memasukannya kedalam kantung jeansnya dan berjalan pergi.

*

-Onew Pov-

Hari pertama sudah nabrak orang, yeoja lagi. Jadi apa coba hari ini. Tapi kalau diperhatikan yeoja itu manis juga ya. Apa dia satu univ dengan ku ya?

“Ya! Onew dari mana saja kau? Lama sekali” omel Key saat aku datang menghampirinya dan membuat ku kembali ke dunia nyata dengan sekejap.

“mian Key-ah tadi aku kesiangan” jawabku sambil menggaruk kepala ku yang sebenarnya tidak gatal itu. Aduh ngamuk lagi dia.

“aku sudah menunggu lama sekali tau dan kau baru muncul sekarang” kata Key yang kini menghujani ku dengan seribu kata. Kalau begini terus bisa jadi repot deh.

“sudahlah nanti ga akan begini lagi deh. Oh iya kau tau tidak kelas ku itu yang mana, Key-ah? Aku masih tak hafal nih yang mana kelasku” aku langsung mengganti pembicaraan sebelum semuanya jadi runyam.

“ya sudah ayo ikut aku, biar ku antar kau” Key langsung menarik lengan baju ku menuju kelas ku.

*

“nah ini kelasmu” tunjuk Key di depan sebuah ruangan, ia bilang sih itu kelas baruku.

“oh ini gomawo ya udah ngantar” kata ku padanya.

“ya sudah, kalau begitu ku tinggal dulu ya. Aku juga ada kelas sekarang. Annyong” katanya dan langsung pergi.

“annyong” teriakku padanya. Dan saat aku akan masuk kedalam kelas. Celaka! Kangsa(dosen) sudah masuk lagi. Aduh habis sudah hari ini. Sepertinya hari ini adalah hari terburuk dalam hidupku.

Aku membuka pintu kelas dengan rasa ketakutan. Bagaimana ini? Bisa-bisa kena omel deh di hari pertama.

“permisi” kataku pelan.

“oh anneyong hasimnika. Kau baru masuk ya? Silakan masuk” kata kangsa itu padaku aku pun segera masuk dan berjalan mendekati kangsa itu.

“silakan perkenalkan dirimu” kata kangsa itu.

“anneyong haseyo, lee Jinki imnida, kalian bisa memanggilku Onew, bangapsimnida” kataku kepada teman-teman sekelasku yang lain.

“nah Onew tempat mu disana ya” kangsa itu menunjuk sebuah kursi kosong di tengah.

“ne kangsa” jawab ku singkat. Aku pun langsung menempati tempat itu.

“nah pelajaran kita mulai” kata dosen itu setelah melihat aku duduk.

*

Pelajaran pun dimulai dengan santai. Semuanya terlihat santai dan biasa saja. Maklum mungkin masih hari pertama.

“anneyong haseyo Onew-ssi, Park Micha imnida” sapa yeoja disebelahku.

“anneyong haseyo Micha” kataku sambil menatap yeoja disampingku. Saat ku lihat, aku sontak terkejut. Karena yeoja disebelahku adalah yeoja yang kutemui tadi pagi tanpa sengaja.

“kau…”

“kita bertemu lagi, eh?” kata Micha sambil tersenyum kecil. “oh iya apa ini milikmu?” tanyanya lagi sambil merogok saku celana jeansnya.

“gelang itu” gelangku bisa ada dengannya? Bagaimana mungkin?

“ternyata memang benat itu gelangmu. Tadi aku temukan di depan univ sesaat kita berpisah tadi” jelas Micha.

“oh jinjjanoseyo? Gomawo” kataku sambil mengambil gelang itu darinya.

“aku suka gelang mu, Onew-ssi” kata Micha tiba-tiba.

“gomawo” kataku sambil tersenyum kecil padanya.

*

-Author Pov-

“Ya! Onew-ssi kenapa kau lama sekali, hah?” omel Key pada Onew lagi ini sudah yang kedua kali nya Key ngamuk ke Onew hari ini.

“mian tadi aku nyasar” jawab Onew. “maklum masih hari pertama”

“gwenchana. Makan yuk aku lapar nih” kata Key.

“kajja, kita makan disana” Onew mengajak Key menempati meja kosong yang terletak tak jauh dari mereka berdiri tadi.

“nah aku pesan makanan dulu. Kau mau apa, Onew?” tanya Key.

“aku mau makan ramyun saja, Key-ah” jawab Onew asal. Padahal sebenarnya ia bingung mau makan apa.

“ya sudah kau tunggu sini ya” Onew pun mengangguk pelan lalu Key pergi memesan makanan untuk mereka berdua.

*

Onew menunggu di tempat selama Key pergi. Ia sepertinya membayangkan wajah Micha, yeoja yang bertemunya tadi pagi secara tak disengaja serta teman sekelasnya itu.

“Ya! Kenapa kau senyum-senyum sendiri, hah?” Key memergoki Onew yang sedang memikirkan Micha sembil senyum-senyum sendiri hingga membuat Key jengkel melihat senyumannya.

“ani, gwenchana” katanya sambil mengambil ramyun yang dibawa Key. “gomawo” tukasnya.

“kau lagi jatuh cinta ya?” tanya Key tiba-tiba sehingga membuat Onew tersedak ramyun. Key pun segera mengambilkan air mineral untuk Onew. Onew pun langsung meneguk air mineral yang diberikan Key dengan segera.

“Ya! Kau ingin membuat ku mati dengan cara seperti ini, Hah!” emosi Onew langsung membludak seketika setelah ia meneguk air mineral yang Key berikan tadi.

“mian, Onew-ssi” katanya merasa bersalah. “ Tapi kau benar-benar menyukainya seseorangkan?” tanya Key lagi yang masih penasaran.

“ne, yeoja itu teman sekelasku, Key-ah” jawab Onew.

“beruntung sekali kau, cepat ceritakan padaku”

Onew menceritakan bagaimna ia bertemu dengan Micha tadi pagi serta bagaimana Micha menyapanya saat di kelas tadi. Key mendengar cerita Onew sambil tersenyum kecil.

“kenapa kau senyum-senyum sendiri, hah?” tanya Onew yang heran melihat Key.

“aniyo, hanya saja meskipun kalian sekelas kau itu lebih tua dari nya 5 tahun, mana mungkin ia menyukai mu, padahal kalian berduakan baru pertama kali bertemu hari ini”

-Onew Pov-

“aniyo, hanya saja, meskipun kalian sekelas kau itu lebih tua dari nya 5 tahun, mana mungkin ia menyukai mu, apalagi kalian berduakan baru pertama kali bertemu hari ini”

Ah benar juga kata Key kami kan baru pertama kali bertemu hari ini. Meskipun aku langsung jatuh cinta padanya, mana mungkin ia langsung menyukai ku pada pandangasn pertama. Dasar Onew pabo.

“bakpau lagi, bakpau lagi” tukas ku saat melihat Key makan bakpau. Key itu suka sekali makan bakpau sejak aku mengenalnya pada saat SMA dulu.

“memangnya kenapa?” tanya Key.

“lama-lama kau bisa jadi monster bakpau tau” aku langsung kabur setelah mengatakan itu karena tak ingin mendengar ocehannya lagi.

“AKAN KU HAJAR KAU LEE JINKI!!!”

———————–TBC—————–

Bagaimana?
maaf kalau tidak memuaskan *bow*

Kamsahamnida ^^

Advertisements

3 thoughts on “Last Gift -Part 1-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s